Berita Lamongan
Pernah Gandeng Kartika di Pilkada 2010, Kini Suhandoyo Klaim Didukung 99 Persen Kader PDIP
10 tahun berselang atau di Pilkda Lamongan 2020 ini, keduanya pecah kongsi dan berbalik menjadi rival.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Memang tidak ada lawan dan kawan abadi dalam politik. Dua bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati-Wakil Bupati Lamongan yang mendaftar pertama di KPU Lamongan, Jumat (4/9/2020), ternyata pernah sepanggung dan sekarang menjadi rival untuk memperebutkan kursi S1 (Kepala Daerah Lamongan).
Tentunya nama Suhandoyo tidak asing bagi masyarakat Lamongan. Lebih dari satu dekade lalu namanya bak legenda lokal di kancah perpolitikan Lamongan sebagai petinggi PDIP.
Sekarnag pasangan Suhandoyo-Muhammad Suudin dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh KPU Lamongan. Mengklaim bertarung di jalur perorangan atau independen, Suhandoyo-Suudin menjadi bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati-Wakil Bupati Lamongan pertama yang mendaftar ke KPU Lamongan.
Suhandoyo-Suudin datang paling awal ke KPU sebelum shalat Jumat, disusul duet yang diusung PKB-PDIP yaitu Kartika Hidayati-Saim (Karsa). Kartika yang petahana Wabup Lamongan, mendaftar usai shalat Jumat.
Kemudian dari KPU, kedua bapaslon tersebut menuju Sport Centre Lamongan yang jaraknya hanya 30 meter untuk menyampaikan visi misinya.
Pertemuan Suhandoyo dan Kartika yang bertarung di jalurnya masing-masing ini menjadi pemandangan menarik. Keduanya berpasangan dalam tagline Sehati (Suhandayo-Kartika Hidayati) di Pilkada 2010.
Waktu itu bersaing melawan paslon Fadeli-Amar Saifudin, dan dengan keberadaan Kartika sebenarnya diharapkan pasangan Sehati bisa merebut hati para pemilih dari kalangan perempuan.
Tetapi saat itu Sehati gagal meraih kursi S1 (Kepala Daerah Lamongan).
Dan 10 tahun berselang, atau di Pilkda Lamongan 2020 ini, keduanya pecah kongsi dan berbalik menjadi rival. Suhandoyo-Muhammad Suudin bertarung di jalur perorangan atau independen, tetapi tetap mencoba memberi 'sentuhan wanita'.
Terbukti saat berangkat mendaftar ke KPU, Jumat (4/9/2020), Suhandoyo-Suudin diantar oleh ratusan pendukungnya, dan terlihat ada sejumlah emak-emak berseragam motif kulit macan juga mengantar keduanya.
Emak-emak itu berbaur dengan pendukung lain sambil meneriakkan yel-yel kemenangan untuk Suhandoyo-Suudin. "Kami datang ke KPU untuk mengantarkan calon kami, Pak Suhandoyo dan Pak Su'udin," kata salah satu emak, Azizah di kantor KPU Lamongan.
Suhandoyo- Muhammad Suudin juga diantarkan perwakilan dua partai pendukungnya, yaitu Partai NasDem dan PSI. "Kami sudah lolos verifikasi. Hari ini, atas restu seluruh masyarakat Lamongan, kami mendaftar ke KPU Lamongan," kata Suhandoyo.
Suhandoyo yang sudah ketiga kalinya maju sebagai cabup mengatakan, dari hari ke hari masyarakat yang mendukungnya terus bertambah. Eks Ketua PDIP Lamongan ini optimistis kader PDIP dan mayoritas masyarakat Lamongan mendukung perjuangannya pada Pilkada 9 Desember 2020.
"Sekitar 99 persen mereka (orang PDIP, red) mendukung saya, " klaim Suhandoyo.
Sementara sebelum berangkat mendaftar ke KPU, Kartika Hidayati berziarah ke makam Mbah Lamong.
Kartika berangkat dengan naik becak yang dikawal oleh ratusan pendukung dan tim suksesnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pilkada-lamongan-suhandoyo.jpg)