Minggu, 10 Mei 2026

Berita Tulungagung

Marak Lagi Obat Kuat Ilegal Dijual Bebas di Tulungagung, Bisa Sebabkan Ereksi Berjam-jam & Kematian

Di Kabupaten Tulungagung marak lagi obat kuat ilegal dijual bebas dengan modus dikemas bungkus jamu. Obat tersebut bisa menyebabkan kematian.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Di Kabupaten Tulungagung marak lagi penjualan obat kuat ilegal yang dijual bebas dengan modus dicampur jamu.

Obat tersebut bisa membuat alat vital kaum laki-laki ereksi (berdiri/tegang) berjam-jam, namun bisa juga menyebabkan kematian.

Tren maraknya obat kuat ilegal ini sebelumnya pernah terjadi pada 2014 hingga 2016. Pada 2017, trennya sempat turun.  

Mengingat saat ini trennya naik lagi, Dinas Kesehaan (Dinkes) pun memperingatkan masyarakat, terkait beredarnya jamu ilegal yang mengandung obat berbahaya.

Meski dikemas dan diberi label jamu, namun produk yang ditemukan mengandung bahan kimia obat berbahaya.

Jamu yang banyak ditemukan adalah jenis obat kuat laki-laki yang mengandung tadalafil, sildenafil, dan vardenafil.

Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi Dinkes Tulungagung, Masduki.
Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi Dinkes Tulungagung, Masduki. (surya.co.id/david yohanes)

"Kandungan dalam jamu itu bisa membuat ereksi mulai dari beberapa jam, jam hitungan hari," Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi Dinkes Tulungagung, Masduki.

Masduki mengungkapkan, tren penjualan jamu yang dicampur obat kuat ini pernah terjadi tahun 2014-2016.

Tahun 2017 tren ini hilang karena masyarakat sudah tahu, dan tidak mau membeli jamu yang berbahaya.

Namun tren ini kembali muncul 2020, dengan ditemukannya jenis jamu "sex booster".

"Kandungan bahan kimia obat itu sebenarnya legal, bisa dikonsumsi dengan resep dokter," lanjut Masduki.

Namun karena dicampurkan dalam produk jamu, obat ini bisa diakses dengan bebas.

Jika seseorang dengan gangguan penyempitan pembuluh darah mengonsumsi obat ini, bisa mengakibatkan pingsan hingga meninggal dunia atau kematian.

Sedangkan pada jangka panjang jamu bercampur obat kuat ini bisa mengakibatkan kerusakan hati hingga gagal ginjal.

"Jamu-jamu ini sudah masuk dalam public warning, salah satunya Pasama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved