Mirip Kisah Bocah Meninggal Hidup Lagi di Probolinggo, Nenek ini Bangun Setelah 7 Jam Tak Bernyawa

Mirip kisah bocah meninggal hidup lagi di Probolinggo, seorang nenek di Rusia tiba-tiba bangun lagi setelah 7 jam dinyatakan tak bernyawa.

surya.co.id/hanif manshuri
Ilustrasi jenazah 

Dia diberitahu bahwa Kononova telah meninggal dunia secara klinis selama 15 menit, dan seolah-olah "benar-benar ditarik kembali dari dunia lain".

Kulikova mengatakan bahwa setelah bangkit dari kematiannya itu, Kokonova sedikit mengalami hilang ingatan.

"Dia awalnya tidak mengenali saya dan tidak ingat bahwa dia telah dioperasi.

Tapi, dia berbicara tentang masalah lutut lamanya," ujar Kulikova.

Seorang dokter dan ahli anestesi kemudian mengakui ada kesalahan dalam penanganan Kononova pasca-operasi.

Mereka telah mengirim Kononova ke kamar mayat 1 jam 20 menit setelah dia menunjukkan tanda meninggal dunia, bukan 2 jam sesuai aturan.

Nenek yang kembali hidup itu telah dipindahkan ke Kursk untuk perawatan lebih lanjut.

Roman Kondratenko, dokter kepala Rumah Sakit Distrik Pusat Gorshechensky, telah diskors dan menunggu penyelidikan.

Menurut laporan, kerabat Kononova berencana untuk menuntut rumah sakit atas kesalahan penanganan.

Kepala pengganti rumah sakit Alexander Vlasov mengatakan tindakan terakhir sebelum Kononova dinyatakan meninggal dunia.

"Selama 30 menit pasien menjalani tindakan resusitasi (jantung paru-paru)," kata Vlasov.

Bocah meninggal hidup lagi di Probolinggo

Diketahui baru-baru ini heboh kisah seorang gadis 12 tahun warga Desa Lambangkuning, Lumbang, Probolinggo yang sempat hidup kembali setelah dinyatakan meninggal.

Terkait hal itu, Kapolsek Lumbang AKP M Dugel menceritakan kisah gadis berinsial SMW itu.

"Hari sabtu (15/8), sekira jam 03.00 WIB, yang bersangkutan mengalami kesakitan dan kejang-kejang, sehingga oleh orang tuanya dibawa kerumah sakit Dr. Saleh Kota Probolinggo.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved