Senin, 20 April 2026

Virus Corona di Lamongan

Jatim Bermasker Dilaunching di Sidorejo Deket,  soal Inpres  ini yang Dilakukan Lamongan 

Lamongan belum akan menerapkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait sanksi pelanggaran protokol kesehatan COVID-19.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin
surya.co.id/hanif manshuri
Anggota Forkopimda bagi-bagi masker di acara Launching Jatim Bermasker di Desa Sidorejo Kecamatan Deket Lamongan, Kamis (6/8/2020). 

SURYA.co.id lLAMONGAN - Jawa Timur Bermasker,  sedang diluncurkan oleh Polda Jatim. 
Desa Sidorejo Kecamatan Deket Lamongan menjadi desa yang diresmikan dalam gerakan Jatim Bermasker,  Kamis (6/8/2020).

Acara seremonial di balai desa diupacarakan spesial karena langsung ada video conferens dengan Kapolda Jatim,  Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran.

Jajaran Muspida,  termasuk Bupati Fadeli dan Kapolres AKBP Harun mendapat kesempatan disapa  oleh orang nomor satu di Polda Jatim ini. 

Desa Sidorejo yang meraih juara 3 sebagai Desa Tangguh layak dipilih karena tingkat kepatuhan masyarakatnya cukup tinggi. 

Sementara itu,  Lamongan belum akan menerapkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait sanksi pelanggaran protokol kesehatan COVID-19. 

Lamongan masih akan menyesuaikan pelaksanaan Inpres tersebut dengan mengedepankab kondisi Lamongan saat ini. 

"Tentunya kalau di Lamongan, kita masih menyesuaikan. Karena sekarang ini saya melihat, orang Lamongan yang tidak memakai masker itu sudah malu sendiri," kata Bupati Lamongan Fadeli saat mencanangkan kegiatan Sejuta Masker di Jatim yang berlangsung di Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kamis (6/8/2020). 

Jadi, kata  Fadeli, Lamongan saat ini masih belum mengarah untuk pemberian sanksi seperti yang termuat dalam Inpres. 

Fadeli berharap agar pemberlakuan sanksi tersebut tidak sampai berlaku di Lamongan asalkan masyarakat memiliki kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi saya pikir kalau kita berbicara masalah sanksi yang tidak memakai dan sebagainya, itu sebetulnya kita belum sampai ke sana kalau di Lamongan. Saya harapkan tidak sampai terjadi itu, Insya Allah di Lamongan tidak sampai ke sana," ungkapnya.  

Ia meminta kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan tidak kendur. Berbagai upaya dilakukan oleh Lamongan agar masyarakat bisa bersiap menuju new normal. 

Semua persiapan ini,  norma kehidupan baru akan bisa berjalan dengan baik di Lamongan. Ia mencontohkan,  di Lamongan ini tadi saja mencari orang yang tidak memakai masker itu aja sudah sulit.

"Itu karena tingkat kesadaran masyarakat di Lamongan ini cukup tinggi, " katanya. 

Terkait kegiatan program sejuta masker di Jatim, Fadeli menyebut di Lamongan sebenarnya pembagian masker di Lamongan sudah mencapai angka 1 juta masker lebih.

Hitungannya, menurut Fadeli, sejak beberapa waktu yang lalu sudah dilakukan pembagian masker ke masyarakat di seluruh Lamongan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved