Bobo Creative Week 2020
Lifepack dan Jovee Tingkatkan Literasi Kesehatan Anak lewat Program Dokter Cilik
Lewat program Dokter Cilik dalam Bobo Creative Week 2020, Lifepack dan Jovee ingin meningkatkan literasi kesehatan pada anak-anak.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID | SURABAYA - Lewat program Dokter Cilik yang akan digelar dalam acara Bobo Creative Week 2020, Jumat 25 Juli 2020 jam 10.00 WIB, perusahaan kesehatan berbasis digital, Lifepack dan Jovee ingin meningkatkan literasi kesehatan pada anak-anak.
Hal ini dilakukan lantaran anak-anak dinilai dapat menyerap ilmu lebih cepat dan besar daripada orang tua.
Terlebih, di era smart technology, anak-anak lebih banyak dan lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka inginkan.
"Di samping itu semua, saya juga melihat 62 persen dari anak-anak di Indonesia tentu memiliki orang tua yang menderita penyakit kronis. Lewat program dokter cilik ini, kami selaku perusahaan kesehatan ingin memberikan ilmu kesehatan pada mereka dengan harapan dapat disebarkan kepada lingkungan sekitar dan diterapkan untuk diri mereka sendiri," ujar CEO Lifepack dan Jovee, Natali Ardianto saat dihubungi Surya.co.id melalui video meeting, Rabu (22/7/2020).
Natali melanjutkan, program Dokter Cilik sebenarnya telah ada sejak dulu, namun kehadirannya kini seperti ditelan waktu.
Maka dari itu, Lifepack dan Jovee ingin kembali menghidupkan acara tersebut lewat Bobo Creative Week 2020.
Nantinya lewat program Dokter Cilik, para peserta akan diberikan pemahaman tentang kesehatan, salah satunya yakni penyakit kronis yang banyak diderita oleh masyarakat.
"Kami ambil contoh dari sekitar mereka seperti, orang tua atau kakek-nenek. Bukan untuk menakuti, tapi lebih memberikan contoh kepada mereka kalau tidak memperhatikan kesehatan sejak kecil, tidak menutup kemungkinan akan lebih mudah sakit," terangnya.
Natali mengajak peran serta anak-anak untuk ikut dalam program ini lantaran mereka dianggap lebih bisa memberi informasi atau peringatan yang tulus baik kepada lingkungan sekitarnya khususnya teman sebaya mereka atau kepada orang tua.
Tak hanya anak-anak, program ini juga sekaligus memberikan informasi pada orang tua dan guru mengenai kesehatan serta tumbuh kembang anak.
"Jadi ketika orang tua dari anak tersebut memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi, tentu orang tua tidak ingin sang anak mengalami hal serupa," ujar Natali.
"Maka, untuk menghindari hal tersebut, orang tua harus mengajarkan dan menerapkan pola hidup sehat kepada anak, mulai dari olahraga hingga memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Nutrisi dapat dipenuhi dengan menambahkan suplemen vitamin kepada anak sejak usia dini," imbuhnya.
"Jika anak rajin mengonsumsi suplemen akan sangat baik untuk otaknya, imunitas tubuh yang baik dan menjaga kondisi organ tubuh lainnya," tutur Natali.
Lantaran kebutuhan vitamin yang diperlukan oleh tubuh sangat banyak, Natali merasa orang tua akan merasa sedikit kesulitan memberikan itu dalam porsi pas.
Hal ini melatarbelakangi Jovee, aplikasi yang dapat memberikan rekomendasi suplemen secara personal, untuk menyiapkan dua produk khusus untuk melengkapi asupan multivitamin pada anak yakni, Smart Kids dan Calci Kids.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dokter-cilik-yang-akan-digelar-dalam-acara-bobo-creative-week-2020.jpg)