Selasa, 7 April 2026

Berita Jember

Empati Jadi Obat Covid-19, Bukan Malah Beri Stigma Negatif

Sikap empati akan menumbuhkan semangat gotong royong, antar warga akan saling membantu dan menguatkan

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Bupati Jember, Faida dan Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf La Ode M Nurdin memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jember, Selasa (21/7/2020). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Selain perawatan terpisah dan pengobatan, obat untuk kesembuhan bagi warga yang positif terpapar Covid-19 adalah empati atau perhatian masyarakat sekitar. Menurut Bupati Jember Faida, stigmatisasi kepada penderita Covid-19 sebaiknya dihilangkan dan diganti sikap empati.

Faida menekankan pentingnya empati kepada pasien positif dan keluarganya, Selasa (21/7/2020).

"Ketika mendengar tetangganya positif atau reaktif, jangan langsung heboh, datang bawa semprotan (disinfektan). Malah semprot kanan-kiri. Datanglah membawa makanan, membantu karena tetangga tidak bisa belanja saatmelakukan isolasi mandiri. Tumbuhkan sifat empati, jangan memberi stigma buruk," ujar Faida.

Sifat empati tersebut akan menumbuhkan semangat dan sikap gotong royong. Karenanya, antar warga akan saling membantu dan menguatkan ketika ada warga yang positif Corona. Karena ketika ada warga yang terkonfirmasi keluarga tersebut harus melakukan isolasi mandiri.

Faida juga meminta warga perlu panik. Untuk urusan kesehatan, lanjutnya, akan ditangani tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

Masyarakat yang tidak memberikan stigma negatif kepada keluarga terkonfirmasi, kata Faida, akan membantu mempercepat proses kesembuhan. Juga muncul kesadaran bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Faida mengaku optimistis jumlah pasien Covid-19 yang sembuh akan terus bertambah di Jember. Sebab sudah ada percepatan penegakan diagnosa pasien. Karenanya, juga lebih cepat dilakukan penindakan medis.

"Saya optimistis jumlah pasien yang sembuh akan terus bertambah," tegas Faida.

Berdasarkan data dari GTPP Covid-19 Jember, hingga 20 Juli, terdata ada 195 kasus positif dengan rincian 89 orang sembuh, 99 orang dirawat, dan tujuh orang meninggal. Sementara total kasus kontak erat mencapai 2.538 orang, dan kasus PDP 292 orang.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved