Breaking News:

Pilwali Pasuruan

Golkar Usung Adi Wibowo sebagai Calon Wakil Walikota Pasuruan

Partai Golkar siap mengusung kadernya sebagai Calon Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo di pilkada Kota Pasuruan.

Surabaya.Tribunnews.com/M Sudarsono
Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji 

SURYA.co.id, SURABAYA - Partai Golkar siap mengusung kadernya sebagai Calon Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo di pilkada Kota Pasuruan.

Surat rekomendasi untuk Adi Wibowo pun telah disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

"Untuk Kota Pasuruan, sudah disepakati dalam pembahasan DPP. Adi Wibowo (akan diusung) sebagai (calon) wakil (Walikota)," kata Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (14/7/2020).

Di Pilkada Kota Pasuruan, Golkar menargetkan akan membentuk koalisi. Oleh karenanya, terkait figur calon Wali Kota yang akan menjadi pasangan Adi Wibowo, Golkar menyerahkan kepada rekan Koalisi.

Sehingga, Golkar hingga kini belum menentukan nama Calon Wali Kota yang diusung di Kota Pasuruan.

"Kami akan menunggu calon tersebut dan berkomunikasi intens dengan partai lain di tingkat DPP," kata Sarmuji yang juga Anggota DPR RI ini.

Prinsipnya, Golkar memilih figur Calon Walikota yang memiliki tingkat keterpilihan tinggi.

"Kami harapkan Pilkada Pasuruan bisa berlangsung lebih guyub dengan mengusung Calon Walikota yang bisa diterima semua pihak," kata Sarmuji.

Adi Wibowo merupakan salah satu dari sekian nama kader internal Golkar yang muncul dalam bursa calon kepala daerah di Kota Pasuruan. Ia masuk dalam 9 nama yang diusulkan DPD Partai Golkar ke pusat untuk mendapat rekomendasi.

Adi Wibowo merupakan salah satu pengurus Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa III DPP Partai Golkar. Ia juga tercatat pernah menjadi caleg Partai Golkar untuk DPRD Jatim dari dapil Pasuruan (kabupaten/kota) -Probolinggo (kabupaten/kota).

Berdasarkan hitungan politis di kursi DPRD Kota Pasuruan, Golkar memiliki tujuh kursi dari total 30 kursi DPRD Kota Pasuruan. Golkar berada di peringkat kedua, berada satu tingkat di bawah PKB yang memiliki delapan kursi.

Dengan perolehan tersebut, Golkar diprediksi tak sulit untuk mendapatkan rekan koalisi. Termasuk, kemungkinan koalisi dengan PKB yang belum menentukan calon hingga saat ini.  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved