Selasa, 14 April 2026

Berita Surabaya

Perhatian Khusus Wali Kota Risma Terhadap Korban Predator Anak dan Langsung Lakukan Hal Ini

Pemkot Surabaya memberikan perhatian khusus kepada empat anak dalam kasus pencabulan yang dilakukan Ismawan di sebuah gubuk Kawasan Surabaya Utara

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Wali Kota Risma Bersama AKBP Ganis Setyaningrum usai menemui korban pencabulan dan orang tuanya di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (11/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan perhatian khusus kepada empat anak dalam kasus pencabulan yang dilakukan Ismawan (56) di sebuah gubuk Kawasan Surabaya Utara.

Perhatian itu diberikan pemerintah, usai aksi kejahatan pedofilia itu dibongkar Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini datang langsung ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk bertemu dengan korban serta orang tuanya, Sabtu (11/7/2020) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Risma juga mengajak psikiater untuk membantu memulihkan trauma korban, pasca mengalami pencabulan tersebut.

"Kami di sini ingin melihat langsung bagaimana kondisi anak-anak ini dan orang tuanya. Kami berikan pendampingan psikiater untuk memulihkan trauma mereka," kata Risma, Sabtu (11/7/2020).

Selain dampingan psikologis, kondisi korban yang memprihatinkan, juga tak luput dari perhatian Pemkot Surabaya.

"Di antara korban ini ada yang tidak punya orang tua karena meninggal, nanti akan kami ajak tinggal di shelter kami. Lalu ketiga lainnya tidak memiliki akta kelahiran, akan kami bantu buatkan. Bahkan ada yang tidak sekolah, nanti kami sekolahkan," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum menyebut jika aksi pencabulam yang dilakukan tersangka begitu membekas di benak para korban.

"Tadi kami dan bu Risma didampingi pula sama psikiater sudah sempat berbincang dengan korban. Mereka ini ketakutan karena ada ancaman dari tersangka jika melaporkan aksinya kepada orang tua mereka," kata Ganis.

Diduga kuat, jumlah korban yang menjadi keganasan tersangka jumlahnya bisa lebih dari empat anak.

"Kemungkinan bisa lebih banyak. Hanya yang melapor baru empat korban," tambahnya.

Saat ini, polisi tengah memeriksakan kondisi kejiawaan tersangka Ismawan karena tega melakukan pencabulan terhadap anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan secara bergantian di sebuah gubuk dekat area makam di Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved