Sukses Lumpuhkan Pimpinan KKB Papua Puncak Jaya, 200 Brimob Polda Jatim Dapat Apresiasi dari Kapolda

Sukses melumpuhkan pimpinan KKB Papua Puncak Jaya, 200 anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim mendapat apresiasi.

Kolase ISTIMEWA/Dok Humas Polda Jatim dan Tribun Manado
Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran saat menyambut kedatangan 200 anggota Satbrimob Polda Jatim di Lapangan Mapolda Jatim (kiri) 

Saat itu Tito Karnavian menjabat sebagai Kapolda Papua di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.

Oniara Wonda merupakan salah satu anggota KKB yang paling dicari sejak 2011.

Berikut daftar aksi kejinya dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Anggota KKB Paling Dicari sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian'

1. Serang rombongan Tito Karnavian

Ilustrasi - Anggota KKB Papua Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian (kanan)
Ilustrasi - Anggota KKB Papua Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian (kanan) (Kolase Tribun Manado dan TRIBUNNEWS)

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Oniara terlibat dalam sembilan aksi kriminal di beberapa kabupaten atau kota di Provinsi Papua.

Salah satu aksinya saat menyerang rombongan Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Papua di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, pada 28 November 2012.

"Penembakan terhadap mantan Kapolri Jendral (Purn) Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Papua tanggal 28 November tahun 2012 saat akan menuju ke TKP Polsek pirime," kata Paulus di Jayapura, Selasa (2/6/2020).

Saat itu, rombongan Tito menuju Polsek Pirime yang diserang KKB Papua beberapa hari sebelumnya.

Penyerangan itu dilakukan Oniara dan beberapa rekannya dalam KKB Papua pimpinan Goliat Tabuni.

Paulus menjelaskan, tiga polisi meninggal dalam aksi penyerangan Polsek Pirime tersebut.

2. Perampasan senjata

Selain penyerangan Polsek Pirime, Oniara terlibat dalam beberapa aksi lain, seperti perampasan senjata di Kabupaten Puncak Jaya pada Januari 2011.

Satu anggota Brimob Polri meninggal akibat penyerangan itu.

Pada November 2011, Oniara terlibat dalam penyerangan dan perampasan senjata api milik Kapolsek Mulia AKP Dominggus Awes di Bandara Mulia Puncak Jaya pada November 2011.

Lalu, perampasan senjata api milik polisi di Lanny Jaya pada 2011.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved