Breaking News:

Regional

Ingin Pulang Kampung Bersama Istri, Pria Ini Curi Bawang Dipakai Biaya Rapid Test

Untuk mencari uang buat bayar rapid test, pelaku mencuri 10 karung bawang, karena selain dirinya, istrinya juga harus rapid test

surya.co.id/ahmad amru muiz
Bibit bawang merah yang diamankan Jajaran Polres Nganjuk dari tersangka pencuri yang memanfaatkan situasi sepi dampak virus corona atau covid-19. 

SURYA.CO.ID I TANJUNGPINANG-

Keinginan pulang kampung dari perantauan ke daerah asal yang dilakukan AL bersama istrinya berujung di terali jeruji besi.

Pria asal Pulau Kijang, Tembilahan, Riau ini nekat mencuri 10 karung bawang di Pasar Mini Bestari, Tanjungpinang Kota. Tujuan mencuri diakui untuk biaya rapid test. Karena untuk pulang kampung diharuskan rapid test.

Dalam aksi tersebut, AL tidak sampai menjadk bulan-bulanan pedagang lainnya. Karena langsung diserahkan ke Polsek Tanjungpinang Kota.

Humas Polsek Tanjungpinang Kota, Aipda Budi Rahmat Indra, mengatakan kasus ini terungkap setelah aksi pelaku terekam di kamera pengawas (CCTV).

Pemilik barang dan pedagang lainnya kemudian melacak keberadaan pelaku dan akhirnya AL berhasil ditangkap.

"Pelaku langsung diserahkan warga ke Polsek Tanjungpinang Kota," kata Budi saat dihubungi melalui telepon, Jumat (10/7/2020).

Kepada wartawan, Budi menjelaskan tersangka nekat mencuri 10 karung bawang karena tidak memiliki uang.
Pelaku mengaku sudah tiga bulan tidak bekerja.

Sementara itu, untuk balik ke kampung halamannya, AL dipusingkan dengan persyaratan yang mewajibkan untuk rapid test.

Dibhadapan penyidik, AL mengaku bawang hasil curian akan dijual untuk biaya rapid test.

Halaman
12
Editor: Anas Miftakhudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved