Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona di Gresik

Harga Tiket Penyeberangan ke Pulau Bawean Gresik Naik Hingga 50 Persen, Ini Saran Anggota Dewan

Penyeberangan kapal penumpang menuju Pulau Bawean Kabupaten mulai beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan ketat

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/willy abraham
Foto ilustrasi, penumpang saat masuk ke dalam kapal Express Bahari di pelabuhan Gresik. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Penyeberangan kapal penumpang menuju Pulau Bawean Kabupaten mulai beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Kamis (18/6/2020).

Meski sudah beroperasi, ada pembatasan penumpang kapal 50 persen dari jumlah kursi penumpang.

Tak hanya itu, harga tiket kapal penumpang terpaksa naik karena ada pembatasan penumpang.

Seperti tiket kapal Express Bahari dengan kelas VIP dibanderol sebesar Rp 240 ribu.

Kemudian tiket kelas Executive dibanderol Rp 220 ribu.

Sedangkan tiket kelas VIP dari Pulau Bawean lebih murah, hanya Rp 235 ribu dan kelas Executive Rp 215 ribu.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik, Musa mendukung langkah penerapan penegakan protokol kesehatan menyongsong new normal.

Namun ia keberatan dengan harga tiket di era new normal yang terlampau mahal dan memberatkan ini.

"Berdasarkan pengaduan warga keberatan atas penyesuaian tarif cukup tinggi. Info yang kami terima ada penyesuaian tarif hingga 75.000 (50 persen) dari tarif normal, semisal Rp 145.000 menjadi Rp 220.000. Karena itulah kami menyampaikan keberatan penyesuain harga tiket hingga naik 50 persen," papar politisi asal Pulau Bawean, Kamis (18/6/2020).

Pihaknya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk meninjau kenaikan harga tiket yang membumbung tinggi.

"Kami sangat merekomendasikan jika kenaikan tarif tersebut di kisaran 20-25 persen, kisaran 30.000-35.000 pertiket selama masa new normal dan tarif kembali normal saat masa normal kembali," pungkasnya.

Kepala Cabang Express Bahari Gresik, Revan Syah Putra mengaku harga tiket saat ini kenaikan sesuai dengan biaya operasional. Karena jumlah penumpang dibatasi 50 persen.

Dari 390 kursi penumpang, hanya 195 penumpang yang boleh diberangkatkan.

"Sekarang hanya membawa maksimal 195 penumpang. Harga saat ini sudah cukup untuk menutup biaya operasional," kata dia.

Harga itu, lanjut Revan, akan berubah lagi jika sudah kembali normal. Artinya, boleh membawa jumlah maksimal 390 penumpang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved