Bacaan Tahlil Dibaca Kamis Malam Jumat Usai Shalat Maghrib, Doa untuk yang Sudah Meninggal
Kebiasaan membaca tahlil di mushalla, atau masjid di waktu Kamis malam Jumat biasanya dilakukan oleh Nahdlatul Ulama (NU).
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id - Bacaan tahlil biasanya dibaca Kamis malam Jumat usai shalat Maghrib.
Kebiasaan membaca tahlil di mushalla, atau masjid di waktu Kamis malam Jumat biasanya dilakukan oleh Nahdlatul Ulama (NU).
Tahlil juga bisa dilakukan di rumah, sendirian atau bersama keluarga.
Simak bacaan tahlil yang biasa dibaca usai Shalat Maghrib di malam Jumat berikut ini.
Pengertian Tahlil
Bacaan tahlil dibaca untuk mengingat kembali kebesaran Allah SWT dan dimaksudkan sebagai doa bagi yang sudah meninggal.
Arti dari tahlil dalam Islam sendiri adalah serangkaian bacaan kalimat tauhid yang menyerukan kebesaran Allah SWT.
Kalimat tauhid yakni bacaan La ilaha illa l-Lah
لا إله إلا الله
Yang artinya Tiada Tuhan Selain Allah
Kalimat tahlil juga merupakan bagian dari kalimat syahadat yang juga disebut sebagai inti atau landasan dari ajaran Islam.
Kalimat bacaan ini termasuk zikir dan menurut syariat Islam memiliki nilai terbesar dan paling utama.
Lantas mengapa dibaca pada malam Jumat?
ulama Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar dalam bab "Zikir-zikir dan doa-doa yang disunahkan pada hari Jumat dan malamnya".
Tertulis dalam kitab tersebut, disunahkan hari Jumat dan malamnya untuk membaca Al Quran, berdzikir, berdoa, bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan membaca Surat Al Kahfi. Intinya hendaklah memperbanyak amalan di pada hari Jumat.