Jumat, 8 Mei 2026

Berita Gresik

Terminal Bunder Gresik Dibuka Pasca PSBB Surabaya Raya, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Para penumpang bisa bepergian dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak terpapar coronavirus disease (Covid-19).

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sugiyono
Bus masuk Terminal Bunder setelah PSBB selesai diberlakukan di Kabupaten Gresik, Jumat (12/6/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bus  antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antara provinsi (AKAP) sudah beroperasi di Terminal Bunder Kabupaten Gresik, Jumat (12/6/2020).

Para penumpang bisa bepergian dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak terpapar coronavirus disease (Covid-19).

Petugas gabungan terus memantau bus yang masuk terminal.

Setiap bus yang masuk dilihat jumlah penumpang yang diwajibkan memakai masker.

Bahkan, sebelum ada bus masuk, petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke lingkungan terminal, termasuk kursi yang ada di terminal.

Salah satu penumpang jurusan Bojonegoro, Nurhadi, mengatakan, pelayanan angkutan umum sudah baik.

Petugas melakukan pemeriksaan jumlah penumpang, mengimbau untuk memakai masker dan tidak berdesak-desakan.

Dengan adanya bus yang beroperasi ini, Nurhadi sangat bersyukur sebab, pekerjaan yang harus dijalaninya dapat kembali berjalan.

"Alhamdulillah sudah ada bus yang jalan. Sebelumnya harus pindah-pindah angkutan kota," kata Nurhadi.

Dari pantauan SURYA.CO.ID di Terminal Bus Bunder, Gresik, bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) juga sudah melayani penumpang.

"Semua bus sudah beroperasi. Sejak berhentinya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dicabut. Malamnya sudah ada bus jurusan Purwodadi Jawa Tengah beroperasi," kata Neng Eri, penjaga warung di terminal Bunder.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan mengatakan, bus beroperasi harus melengkapi perlengkapan protokol kesehatan.

Seperti, menyiapkan cairan disinfektan, kru bus harus menunjukkan surat kesehatan dan penumpang harus tetap menjaga jarak.

"Sopir-sopir itu harus menunjukkan surat kesehatan," kata Nanang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved