Senin, 20 April 2026

Pelindo III

Terminal Teluk Lamong mulai Terapkan Skenario The New Normal

Terminal Teluk Lamong (TTL), anak usaha Pelindo III di bidang operator pelabuhan, telah menerapkan skenario The New Normal sesuai anjuran pemerintah.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
foto: terminal teluk lamong
Petugas memeriksa suhu pengemudi truk dengan termometer gun di komplek Terminal Teluk Lamong, Romokalisari, Surabaya terkait penerapan prosedur kesehatan di tengah pandemi covid 19 menuju new normal. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terminal Teluk Lamong (TTL), anak usaha Pelindo III di bidang operator pelabuhan, telah menerapkan skenario The New Normal sesuai anjuran pemerintah.

Anjuran tersebut tertuang dalam surat edaran Menteri BUMN Nomor 336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

Sejak awal berdiri dan beroperasi 2015 lalu, TTL telah menerapkan pelayanan tanpa tatap muka sehingga skenario “The New Normal” bukan hal yang baru bagi pelabuhan ramah lingkungan ini.

Meskipun tetap beberapa prosedur terkait pola hidup bersih dan sehat di internal perusahaan juga mendapat perhatian.

“Terminal Teluk Lamong sangat siap dengan pelaksanaan The New Normal karena selama ini kami sudah menerapkan pelayanan berbasis online dan meminimalisir kegiatan tatap muka (Physical Distancing), ” jelas Wahyu Widodo, Plt Dirut Terminal Teluk Lamong, Selasa (9/6/2020).

Selama pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PSBB, layanan jasa kepelabuhanan tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan melakukan pemeriksaan kepada kapal internasional sebelum sandar dipelabuhan.

Kapal internasional memperoleh ijin sandar dan melakukan bongkar muat apabila dinyatakan bersih oleh KKP.

Penerapan pelabuhan berbasis digital telah dilakukan oleh Terminal Teluk Lamong untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhanan dari sisi operasional maupun non-operasional.

Pada sisi operasional, pengguna jasa dapat memantau jadwal, aktivitas kapal dan pergerakan barang melalui WebAccess.

Seluruh peralatan dan fasilitas kepelabuhanan berbasis digital telah terpasang pada Ship to Shore Crane, Automated Stacking Crane, Combined Terminal Trailer dan Automation Gate System sehingga tidak ada kegiatan tatap muka yang dilakukan di lapangan saat proses operasional berlangsung.

Kegiatan administratif / non – operasional di Terminal Teluk Lamong tidak membutuhkan pertemuan secara tatap muka.

Transaksi keuangan menggunakan sistem SAP dan e-billing sehingga petugas tidak perlu melakukan pertemuan secara langsung.

Proses administrasi surat – menyurat secara internal maupun eksternal menggunakan aplikasi milea sehingga mengurangi penerimaan dan penerimaan surat dalam bentuk kertas.

Melalui smartphone pengguna jasa dapat tetap berinteraksi dengan Terminal Teluk Lamong melalui aplikasi Fl@sh sehingga mengurangi intensitas tatap muka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved