Berita Madiun
Orangtua Murid di Madiun Khawatir Bila Sekolah Kembali Dibuka Juli Mendatang
Sejumlah orangtua murid di kota Madiun masih belum setuju dengan rencana pembukaan kembali sekolah pada Juli 2020 mendatang karena takut covid-19
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id|MADIUN - Dinas Pendidikan Kota Madiun berencana membuka kembali atau mengaktifkan kembali kegiatan belajar di SD dan SMP pada 13 Juli 2020, mendatang.
Namun, sejumlah orangtua tidak setuju dengan rencana tersebut, lantaran saat ini pandemi Corona belum berakhir.
"Terus terang kalau melihat anak-anak prihatin, jenuh, belajar tidak maksimal, tetapi kalau harus kembali ke sekolah banyak orangtua yang khawatir, karena penularan virus ini lebih cepat dan sekarang tidak bisa dipungkiri anak-anak tidak dijamin untuk tidak tertular, apalagi sekarang ada kabar terbaru anak-anak sudah banyak yang terkena virus tersebut," kata Komite SDN 01 Manisrejo, Sri Purwani, saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).
Ia menuturkan, sejumlah wali murid yang berbincang lewat grup whatsapp awalnya menanyakan kembali ke sekolah. Namun, tetapi setelah mendapat kabar di Surabaya kasus Corona meluas, para wali murid merasa khawatir anaknya kembali ke sekolah, Juli mendatang.
"Kami masih belum setuju kalau bulan juli besok harus kembali ke sekolah, meski sudah disiapkan protokol kesehatan di masing-masing sekolah. Sekarang kita yang dewasa saja banyak yang melanggar, apalagi anak-anak. Satu guru mengawasi 30 siswa, itu tidak akan maksimal," katanya.
Daripada anaknya tertular Covid-19, dia lebih setuju pembelajaran di rumah secara online hingga pandemi Corona berakhir.
Senada dikatakan, Dyah Setyorini (35). Warga Kartoharjo ini khawatir anaknya yang sekolah di SDN 03 Madiun Lor tertular Corona bila harus kembali ke sekolah.
"Selama pandemi Corona belum berakhir, tetap khawatir. Jadi mending belajar di rumah dulu," kata ibu tiga anak ini.
Meski demikian, ia mengaku kewalahan menjaga anaknya di rumah selama pandemi Corona ini karena sehari-hari ia harus bekerja.
Diberitakan sebelumnya, tahun ajaran baru sekolah akan segera dimulai. Rencananya, Dinas Pendidikan Kota Madiun akan kembali membuka kegiatan belajar di sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada pada 13 Juli 2020.
Hal itu disampaikan Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun, Slamet Hariyadi, ketika dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020) siang. Ia menuturkan, rencana tersebut sudah diajukan kepada Walikota Madiun selaku Ketua Gugus Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun, dan masih menunggu keputusan.
"Secara kalender akademik, tanggal 13 Juli sekolah sudah aktif masuk, tahun ajaran baru. Kemudian, siswa diperbolehkan masuk atau tidak kami menunggu, putusan dari ketua Satgas Covid-19 yakni Walikota Madiun," kata Hariyadi.
Ia mengatakan, sembari menunggu keputusan dari Walikota Madiun, Dindik Kota Madiun bersama kepala sekolah Paud, SD, dan SMP, sudah mempersiapkan standar protokol kesehatan, apabila sekolah kembali dibuka.
Di antaranya menerapkan fisical distancing dengan cara mengatur jadwal hadir siswa yang datang ke sekolah, dan mengatur tempat duduk. Selain itu juga menyediakan tempat cuci tangan, dan mewajibkan anak memakai masker.
• Sekolah di Kota Madiun Akan Dibuka Kembali pada 13 Juli 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelajar-sd-di-gresik-kembali-masuk-sekolah.jpg)