Berita Jember
Begal Kejam di Jember, Masih Remaja Tapi Saat Beraksi Tega Bacok Korbannya Hingga Tewas
Komplotan begal sadis ini sudah beraksi di 15 tempat di Jember, mereka tak segan melukai korbannya
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, JEMBER - Komplotan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang beraksi di 15 tempat di Jember, berhasil digulung jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember
Dalam komplotan itu, terdiri dari dua anak, beberapa remaja dan orang dewasa yang usianya sekitar 30 tahunan.
Polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku dan tiga orang yang menyimpan barang hasil kejahatan.
Dari ketiga pelaku, semuanya masih remaja. Bahkan masih kategori anak-anak, karena baru berusia 17 tahun.
Ketiga pelaku yaitu, AG (18), MK (17) dan UN (17), semuanya warga Kecamatan Puger, Jember.
Sedangkan tiga orang lainnya adalah RA (19), MS (25) dan S (30), juga warga Kecamatan Puger.
Selain enam orang tersebut, masih ada lagi empat orang yang menjadi buron, atau masuk dalam daftar pencarian orang.
Namun, meski masih berusia belia, para begal remaja itu terbilang sadis saat melakukan aksinya. Mereka tak segan melukai korban.
Salah satu pelaku, AG oleh polisi disebut eksekutor karena membacok korbannya ketika merampas di Lapangan Dusun Gadungan Desa Kasiyan, Puger, pada 12 April lalu.
Akibat bacokan AG, satu remaja tewas, satu orang terluka, dan satu sepeda motor amblas dibawa kabur komplotan AG.
Sedangkan MK dan UN juga tidak segan mengancam korban.
Caranya dengan menodongkan senjata tajam.
Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono membenarkan penangkapan tersebut.
"Ada enam orang yang ditangkap dalam kasus pencurian dengan kekerasan," ujar Aris saat rilis di Mapolres Jember, Selasa (2/6/2020).
Kepala Satreskrim Polres Jember, AKP Fran Dalanta Kembaren menambahkan, penangkapan itu bermula dari penangkapan satu orang tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/begal-remaja-kejam-di-jember.jpg)