Virus Corona di Jember

Pemkab Jember Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19, Dana dari BTT APBD 2020

Bansos dari Pemkab Jember diberikan kepada keluarga duafa, lansia duafa dan difabel yang terdampak pandemi virus Corona

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Satgas menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember menyalurkan bantuan sosial (Bansos) yang berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Jember tahun 2020.

Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga duafa, lansia duafa dan difabel yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono mengatakan keluarga penerima manfaat bantuan tersebut mencapai 92.962 KPM di seluruh Kabupaten Jember.

"Bantuan sudah mulai disalurkan. Setelah menerima bantuan, rumah KPM ditempeli stiker untuk menghindari salah sasaran," ujar Gatot, Jumat (29/5/2020).

Sebab, lanjut Gatot, mereka yang mendapatkan bantuan dari Pemkab Jember itu adalah warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial bentuk lain dari pemerintah, baik Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), juga bantuan perluasan dan bantuan dari dana desa (DD).

"Jadi supaya tidak salah sasaran, diberi stiker sebagai penanda," tegasnya lagi.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kabupaten Jember, jumlah penerima manfaat di luar bansos dari Pemerintah Pusat dan provinsi mencapai 92.962 KPM yang tersebar di 31 kecamatan.

Dinsos Jember mendata mereka sebagai keluarga yang terdampak di masa pandemi virus Corona ini.

Dari siaran pers yang dibuat Dinas Kominfo Jember, jumlah keseluruhan penerima pada kelompok duafa mencapai 68.640 KPM.

Duafa KPM terbanyak berada di Kecamatan Silo mencapai 3.877 KPM, kemudian Kecamatan Puger sebanyak 3.626 dan Kecamatan Ambulu mencapai 3.426 KPM.

Pada kelompok Lansia Duafa dan Difabel, data Dinsos menunjukkan ada kecamatan yang tanpa penerima, yakni Kecamatan Kalisat.

Kecamatan Kalisat juga mencatatkan jumlah duafa yang minim, sejumlah 1.083, setelah Kecamatan Jelbuk yang mencapai 1.020.

Di kelompok lansia duafa, terbanyak berada di Kecamatan Kaliwates sebanyak 2.420, Ambulu mencapai 1.239, dan Silo mencapai 1.204. Jumlah keseluruhan mencapai penerima di kelompok lansia duafa mencapa 23.243.

Data kelompok difabel, jumlah keseluruhan mencapai 1.079 orang yang selama ini belum menerima bantuan dari pemerintah. Penerima terbanyak ada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kaliwates (119), Sumbersari (91) dan Kencong (72).

Bantuan untuk keluarga duafa dan lansia duafa itu sudah disalurkan ke beberapa kecamatan di Jember, seperti di Kecamatan Jenggawah, Arjasa, Jelbuk, Sukowono dan Jombang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved