Virus Corona di Surabaya
Seperti Ini Kegiatan Mahasiswa Universitas Narotama Surabaya Selama #DiRumahAja
Beberapa mahasiswa Universitas Narotama Surabaya mencari kegiatan untuk mengisi waktu mereka selama berada #DiRumahAja.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Imbauan pemerintah Indonesia kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah saat Pandemi Covid-19 membuat perubahan kebiasaan masyarakat.
Meski begitu, beberapa mahasiswa Universitas Narotama Surabaya mencari kegiatan untuk mengisi waktu mereka selama berada #DiRumahAja.
Selain disibukkan dengan kegiatan kuliah online yang diterapkan oleh Universitas Narotama Surabaya, para mahasiswa juga memiliki kegiatan seru selama #DiRumah Aja.
Dari mulai mengikuti seminar online, hingga mencoba peruntungan menjadi wirausahawan.
Beberapa di antara mereka ialah Ling Ling dan Nathanael Joseph Dewantara.
Ling Ling, mahasiswi semester 2 Program Studi Ilmu Hukum ini menghabiskan waktunya selama #DiRumahAja dengan menjual bahan kue bersama dengan orangtuanya.
Selain itu, Ling Ling juga menjual alat kebersihan dan masker yang banyak diperlukan masyarakat.
“Sebelumnya kan saya kerja ikut orang, tapi kemudian selama masa pandemi ini saya memutuskan untuk berdagang sendiri saja sama orangtua. Selain menjual bahan kue, saya juga menjual alat kebersihan dan masker, serta menjual makanan cemilan seperti popcorn dan corndog yang saya buat sendiri dengan sistem preorder,” ujar Ling Ling, Kamis (28/5/2020).
Jelang Hari Raya Idulfitri beberapa waktu yang lalu, Ling Ling juga membuat hampers atau parcel untuk hantaran para teman dan kerabat.
Ling Ling justru mendapat hikmah belajar lebih banyak selama masa pandemi ini.
“Ternyata berdagang itu tidak mudah tapi juga sangat menyenangkan,” katanya.
Sementara Joseph, sapaan akrab Nathanael Joseph Dewantara, mahasiswa semester 2 Program Studi Sistem Informasi tergabung dalam tim pengerjaan proyek milik Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama, Aryo Nugroho, ST. S.Kom. MT, yaitu Belinda dan Juminten.
Belinda adalah belajar interaktif dalam jaringan, sedangkan Juminten adalah kegiatan tatap muka pengajaran dilakukan secara live.
“Dalam tim tersebut saya bekerja sebagai designer. Mulai dari design tampilan web perusahaan, desain tampilan produk, dan desain pesanan dari customer. Saat ini kami bekerjasama dengan 21 SMP swasta di Surabaya untuk membantu pelaksanaan pembelajaran dan ujian sekolah mereka,” jelasnya.
Joseph menjelaskan, pengoperasian web Belinda hampir mirip seperti E-Learning Universitas Narotama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ling-ling-menunjukkan-hampers.jpg)