Pilwali Surabaya 2020
Grafik Corona Surabaya Tinggi, Cak Machfud Minta Masyarakat Saling Tahan Diri
Kota Surabaya masih menjadi wilayah dengan paparan virus corona tertinggi di Jawa Timur dengan kasus positif COVID-19 mencapai 2.118 orang.
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Kota Surabaya masih menjadi wilayah dengan paparan virus corona tertinggi di Jawa Timur dengan kasus positif COVID-19 mencapai 2.118 orang.
Mantan Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin meminta masyarakat untuk menahan diri untuk mudik, bersilaturahmi dengan tatap muka.
Machfud Arifin mengungkapkan, menuntaskan kasus Corona tidak bisa dihadapi sendirian. Perlu ada sinergi dan andil seluruh masyarakat.
“Tugas kita saat ini adalah bekerja sama sinergi saling membantu. tidak ada salahnya kita mengingatkan jika ada salah satu bagian yang saling berkesinambungan ini. musibah ini tanggung jawab kita bersama,” kata Machfud Arifin.
Kemudian, pemerintah, sebagai pemangku kebijakan, perlu melihat kondisi masyarakat dalam menyusun peraturan agar efektif dan efisien. Bantuan juga harus tepat sasaran agar masyarakat tidak menunggu bahkan hingga kelaparan.
“Pemerintah sebagai ujung tombak pemangku kebijakan harus bisa diandalkan oleh warganya. kebijakan harus terukur dan efisien. bantuan juga harus tepat sasaran dan di waktu yang tepat, tidak boleh warga harus menunggu kelaparan sedangkan untuk keluar rumah juga dibatasi oleh aturan PSBB,” ungkapnya.
Selain itu, masyarakat juga perlu sadar bahwa harus tetap disiplin dan menahan diri. Hal ini agar Covid-19 bisa teratasi.
“Kali ini kita juga harus menang menahan hawa nafsu untuk bertemu dan berkumpul dengan sanak saudara dulu, ini semua demi kebaikan bersama," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/cak-machfud-dalam-sebuah-kesempatan-di-sby.jpg)