Virus Corona di Bojonegoro

Klaster Pasar Kota Bojonegoro, 7 Pedagang Positif Covid-19, Ini Kata Bupati Anna Muawanah

Ketujuh pedagang itupun kini menjalani perawatan di rumah sakit, agar sembuh dari virus membahayakan tersebut.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
Ilustrasi pedagang pasar melakukan rapid test covid-19. 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Pasar kota Bojonegoro menjadi klaster baru penyebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten setempat.

Dari hasil 269 pedagang yang dirapid tes, Kamis (17/7/2020), 86 dinyatakan reaktif, rinciannya 75 asal Bojonegoro, 11 pedagang Tuban.

"Sebanyak 75 pedagang sudah swab, 70 sudah keluar hasilnya," kata Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, Kamis (14/5/2020).

Anna menjelaskan, dari hasil swab 70 pedagang yang sudah keluar, 7 di antaranya dinyatakan positif terpapar virus corona.

Ketujuh pedagang itupun kini menjalani perawatan di rumah sakit, agar sembuh dari virus membahayakan tersebut.

"Kemarin baru hasil 2 pedagang, sekarang tambah 5, jadi 7 pedagang positif covid-19 kini menjalani perawatan di rumah sakit, 2 sebelumnya dari Kecamatan Dander dan Kapas," beber politisi PKB tersebut.

Sekadar diketahui, untuk data sebaran covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Rabu (13/5/2020) status positif kumulatif terkonfirmasi yaitu 17 orang.

Rinciannya 14 orang masih dirawat dan 3 meninggal dunia saat berstatus PDP.

Untuk 3 yang meninggal dunia saat berstatus PDP yaitu pasien dari Balen, Bojonegoro dan Trucuk.

Dengan adanya tambahan 5 pedagang hari ini yang positif covid-19, maka jumlah kumulatif menjadi 22 orang.

Sedangkan untuk kasus PDP kumulatif yaitu 13 orang, 8 orang dalam pengawasan dan 5 meninggal dunia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved