Sabtu, 25 April 2026

49 Warga Rungkut Lor Surabaya Dinyatakan Reaktif Setelah Rapid Test. Sementara Isolasi di Hotel

Sebanyak 49 warga Rungkut Lor Surabaya dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test. Untuk sementara mereka diinapkan di hotel.

surya.co.id/willy abraham
Ilustrasi rapid test 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyak warga di kawasan Rungkut Surabaya dinyatakan reaktif setelah mengikuti rapid test yang digelar secara massal oleh Pemkot Surabaya.

Rapid test itu dilakukan salah satunya di daerah Rungkut Lor Gang VII, Surabaya.

Camat Rungkut, Yanu Mardianto membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan metode tes cepat itu dilakukan beberapa hari yang lalu dengan melibatkan petugas kesehatan, serta aparat dari Pemkot Surabaya.

Hasilnya keluar kemarin, didapati puluhan orang reaktif saat dilakukan rappid test tersebut. Dia menyebut di Rungkut Lor Gang VII itu dari 205 warga yang ikut, ditemukan reaktif sebanyak 49 orang.

"Tadi pagi kami ngantar ke RS Husada Utama untuk dilakukan swab test," kata dia saat dihubungi via telepon, Selasa (12/5/2020) malam.

Selain itu, untuk sementara waktu mereka diinapkan di hotel khusus yang bekerjasama dengan Pemkot Surabaya sebagai tempat isolasi.

Hal itu demi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Surabaya. Selain di Rungkut Lor Gang VII, dari informasi yang diterima juga ditemukan hasil reaktif di kawasan Kedung Baruk.

Bila nantinya hasil swab test didapati negatif, mereka akan dipulangkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun bila hasilnya keluar positif maka akan langsung ditangani sesuai protap.

Dia menyebut, saat ini kawasan yang ditemukan warga reaktif itu semakin diperketat. Kampung diberlakukan one gate system dengan melibatkan pengurus di kampung.

Ada semacam screening bagi mereka yang akan keluar masuk kampung tersebut. Juga semakin digencarkan penyemprotan disinfektan.

"Kalau penyemprotan itu memang sudah dari sebelum ini," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya mulai menggelar rapid test massal di berbagai titik untuk meminimalisir penyebaran covid-19.

Metode tes cepat ini menyasar warga agar nantinya dapat ditangani oleh Pemkot bila ditemukan yang reaktif.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, pihaknya menamakan metode rapid test massal ini dengan sebutan sarang tawon.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved