Berita Lamongan
VIDEO Mobil Avanza Ringsek Ditabrak Kereta Api di Lamongan, Warga Surabaya, Sidoarjo & Gresik Tewas
Mobil Toyota Avanza ringsek setelah ditabrak kereta api Ekonomi Lokal nomor Loko CC20613030 saat melintas rel tanpa palang pintu.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id l LAMONGAN - Mobil Toyota Avanza ringsek setelah ditabrak kereta api Ekonomi Lokal nomor Loko CC20613030 saat melintas rel tanpa palang pintu.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di rel kereta api menuju masjid At Ta'awun Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Lamongan.
Dari kejadian tersebut, tiga orang orang yang menumpang di Toyota Avanza meninggal dunia. Sedangkan sopir saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun SURYA.co.id, setelah ditabrak kereta api, mobil Toyota Avanza itu terpelanting jalan raya dan mengenai seorang pengendara motor.
Pengendara motor yang terkena itu tidak sampai mengalami luka para. Dia mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuhnya.
Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindito Kuncoro Putro kepada SURYA.co.id mengatakan, semula minibus yang dikemudikan oleh Pujo ini berjalan dari arah timur ke barat dan belok ke selatan melintas rel tanpa palang pintu menuju masjid At Ta'awun Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket.
Bersamaan dengan itu, melintas KA Ekonomi Lokal nomor Loko CC20613030 yang dimasinisi Aan Raharis.
Karena jarak dekat dan tanpa palang pintu sehingga tabrakan tak terhindarkan.
Dan mobil nahas itu sampai terpental ke tengah jalan usai ditabrak KA.
Bersamaan dengan terpentalnya minibus, kata Danu, berjalan dari timur ke barat sepeda motor dengan nopol S 5861 JAL yang kendarai oleh Ririn Anta warga Desa Gempolmanis Kecamatan Sambeng.
Ririn sempat tertabrak minibus yang terpental itu.
Namun pengendara motor hanya mengalami luka nyeri pada bahu kanan.
"Langsung kami bawa ke rumah sakit," jelasnya.
Seperti diketahui, sebuah minibus di Lamongan terpental usai tertabrak KA saat menyeberang di perlintasan rel KA tanpa palang pintu di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket.
Akibat kejadian ini, 3 korban meninggal dunia, yakni, Ari Julianto (46) warga Kapasan Madya, Surabaya, Ibrahim Kurniansyah (46) warga Kapten Dulasim, Singosari, Gresik dan Heri Suseno (25) warga Gading Fajar, Candi, Sidoarjo.