Virus Corona di Pasuruan

Soal Order Pembuatan Masker, Ini Penjelasan Himpunan Asosiasi IKM/UKM Kabupaten Pasuruan

Ketua Himpunan Asosiasi IKM/UKM Kabupaten Pasuruan (HIAS) Moh Ridwan mengklaim hanya menerima orderan 1 juta masker

surya.co.id/galih lintartika
Ketua Himpunan Asosiasi IKM/UKM Kabupaten Pasuruan (HIAS) Moh Ridwan 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Ketua Himpunan Asosiasi IKM/UKM Kabupaten Pasuruan (HIAS) Moh Ridwan mengklaim hanya menerima orderan 1 juta masker dari Disperindag Kabupaten Pasuruan.

Hal itu diakuinya saat tempat usahannya disidak Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, Jumat (1/5/2020) siang.

HIAS hanya mendapatkan pengadaan masker kain 1 juta dari Disperindag Kabupaten Pasuruan.

Padahal, Disperindag mengklaim proyek pengadaan masker yang dikerjasamakan dengan HIAS 1,5 juta masker.

Lantas 500 ribu masker sisanya siapa yang mengerjakannya?

"Saya tidak tahu kalau ada pekerjaan 1,5 juta masker dari Disperindag. Kami hanya dapat 1 juta masker. Sisanya saya juga tidak tahu, siapa yang mengerjakannya," kata Moh Ridwan.

Ia menjelaskan, pengadaan 1 juta masker yang diterima bukan untuk dirinya pribadi, melainkan untuk kepentingan anggota HIAS.

"Ada 12 himpunan di dalam HIAS mulai dari konveksi, Kulit dan lainnya," jelasnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pasuruan atas kepeduliannya kepada UMKM.

Ia mengaku, semua himpunan tergabung dalam HIAS kelimpungan pasca mewabahnya virus corona.

"Banyak anggota himpunan yang sambat ke saya karena persoalan ini. Rata-rata mereka mengeluh perekonomian," tambahnya.

Ridwan tegaskan, pihaknya tidak semata-mata mencari pekerjaan atau pun keuntungan di tengah pendemi.

Kata dia, ini prihatin kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, Sudiono Fauzan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mempersilahkan untuk menanyakan kondisi itu ke Disperindag Kabupaten Pasuruan.

Dia menyebut, jatah pengadaan masker di Disperindag ini 1,5 juta masker.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved