Breaking News:

Kandidat Vaksin COVID19

Uji Coba Vaksin Oxford pada Monyet Berhasil Cegah Infeksi COVID-19, Akan Diuji Klinis ke 6.000 Orang

Vaksin corona buatan Jenner Institute di Universitas Oxford terbukti efektif mencegah infeksi COVID-19 pada monyet.

Editor: Iksan Fauzi
pixabay.com
Ilustrasi Uji coba vaksin Oxford pada monyet berhasil cegah infeksi COVID-19. rencananya, pada akhir bulan depan diujikan kepada 6.000 orang. 

SURYA.co.id - Para ilmuwan Oxford, Inggris berhasil mengujicoba vaksin COVID-19 yang disuntukkan ke enam monyet pada bulan lalu.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), hari ini (29/4/2020), vaksin buatan Oxford saat ini bernama "ChAdOx1 nCoV-19" telah diujikan pada enam monyet rhesus di Rocky Mountain Laboratory, National Institutes of Health, Montana, Amerika Serikat.

Vaksin corona buatan Jenner Institute di Universitas Oxford terbukti efektif mencegah infeksi COVID-19 pada monyet.

Pada bulan lalu, keenam monyet disuntik kandidat vaksin dan dipaparkan pada virus corona SARS-CoV-2 dalam jumlah besar.

ILUSTRASI VAKSIN
ILUSTRASI VAKSIN (pixabay)

Setelah 28 hari berlalu, tidak ada satu pun monyet yang jatuh sakit.

Ini menunjukkan bahwa vaksin buatan Oxford efektif melindungi monyet rhesus dari infeksi COVID-19.

Keberhasilan ini mendorong produsen vaksin terbesar di dunia, yakni Serum Institute di India bersiap memproduksi vaksin Oxford secara massal dalam beberapa bulan ke depan.

Di saat yang sama, uji klinis untuk melihat efektifitas dan keamanan vaksin ini pada manusia juga baru saja dimulai.

AFP dan The New York Times melaporkan bahwa tim ilmuwan Oxford telah menjadwalkan berbagai uji klinis yang akan melibatkan lebih dari 6.000 orang pada akhir bulan depan.

Pada fase pertama yang telah dimulai minggu lalu dan melibatkan 1.112 volunter, setengah partisipan akan diberi kandidat vaksin sementara sisanya diberi vaksin kontrol.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved