Sosok
Gladys Aprilia Francyska Lamanusu: Berawal dari Suka Difoto
Gladys Aprilia Francyska Lamanusu yang juga mahasiswi Antropologi Universitas Airlangga ini menyebut terjuan ke dunia model sesuai dengan hobinya.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Setiap orang akan senang jika sebuah hobi dapat menjadi sebuah pekerjaan.
Termasuk bagi Gladys Aprilia Francyska Lamanusu (23).
Mahasiswi Antropologi Universitas Airlangga ini menyebut terjuan ke dunia model sesuai dengan hobinya.
"Kalau ibarat pribahasa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, jadi model itu hobi eh jadi pekerjaan juga, jadi sangat menyenangkan karena dasarnya aku suka difoto," ujar perempuan asal Sidoarjo tersebut.
Bagi Gladys dunia model itu seperti menyampaikan sesuatu tanpa berbicara, hanya dengan ekspresi.
Namun, Menurut perempuan kelahiran 14 April 1997 tersebut dunia model tidak semudah orang bayangkan meskipun menyenangkan.
"Kebanyakan orang berfikiran hanya foto kemudian selesai, padahal menjaga mood sangat sulit terutama dituntut agar profesional dalam bekerja," kata perempuan berzodiak Capricorn tersebut.
Ia mengaku kesulitan saat berada di scene ceria, karena ia merasa memiliki wajah yang cenderung judes saat dikamera bahkan harus diambil gambar berkali-kali untuk dapat mimik wajah yang sesui.
Meski begitu, ia mengaku guna menutupi kekurangan tersebut dengan memperbanyak bercermin di handphone, mencoba berekspresi agar tidak kaku saat pengambilan gambar.
Di samping ia menjalani keseharian sebagai model, Gladys berkeinginan sukses di dunia model agar dapat lebih dikenal banyak orang.
"Saya berharap akan ada banyak pekerjaan model yang berkaitan dengan produk seperti skincare atau catalog agar saya semakin dikenal sebagai seorang model," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sosok-gladys-aprilia-francyska-lamanusu-23.jpg)