Breaking News:

Virus Corona

Kevin Sanjaya Lelang Raket dan Jersey guna Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Terkumpul Rp 69 Juta

Upaya konkret ditunjukkan pebulutangkis nasional Kevin Sanjaya Sukamuljo guna membantu masyarakat terdampak corona atau covid-19.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon saat upacara pengalungan medali usai pertandingan final ganda putra di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Kevin rela melelang raket dan jerseynya untuk membantu masyarakat terdampak corona atau covid-19. 

Surya.co.id | - Upaya konkret ditunjukkan pebulutangkis nasional Kevin Sanjaya Sukamuljo guna membantu masyarakat terdampak corona atau covid-19.

Pebulutangkis ganda putra ranking satu dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon ini, sukses melelang peralatan olahraga miliknya untuk salurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Dalam lelang lewat akun instagam miliknya ini, Kevin berhasil mengumpulkan dana Rp 69 juta, Senin (13/4) lalu.

Dimana sepatu Kevin terjual seharga Rp. 8 juta, jerseynya Rp. 21 juta, serta raketnya dibeli aktor Raffi Ahmad dengan nilai fantastis yakni Rp. 40 juta.

Pebulutangkis asal Banyuwangi ini berharap hasil lelang barang-barangnya itu dapat meringankan beban mereka yang tengah berjuang menghadapi situasi yang tidak kondusif ini.

"Senengnya itu bisa bantu mereka yang lagi butuh, semoga hasil lelang ini bermanfaat di saat seperti ini," kata Kevin seperti dilansir Surya.co.id dari laman PBSI.

Barang-barang yang dilelang Kevin pun memiliki nilai historis baginya.

Contohnya, jersey yang dilelang ini merupakan jersey yang dipakainya saat menjuarai empat turnamen level bergengsi di tahun 2019 yaitu China Open Super 1000, Denmark Open Super 750, French Open Super 750 serta Fuzhou China Open Super 750.

Tak hanya itu, raket yang dilelang pun ternyata punya memori tersendiri, sebab dengan raket itu, Kevin Sanjaya berhasil merengkuh gelar All England pertamanya pada tahun 2017.

Meskipun demikian, Kevin tak menampik jika dirinya juga terkena imbas dari wabah Virus Korona.

Bahkan, Kevin batal mengikuti sejumlah turnamen selama kurang lebih lima bulan lamanya,

Tak hanya itu, turnamen puncak Olimpiade Tokyo 2020 pun juga bergeser penyelenggaraannya menjadi tahun depan.

"Kalau demi kebaikan bersama ya saya nggak ada masalah sih Olimpiade ditunda," kata pemain asal klub PB Djarum ini.

"Soal performa kan dari beberapa tahun kemarin ya begini-begini aja, kalau memang rezeki tidak akan kemana kok, dibilang lagi di peak performance, kan di kejuaraan dunia belum juara," pungkasnya. 

Penulis: Taufiqur Rochman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved