Jumat, 17 April 2026

Virus Corona di Bangkalan

Pasien Positif Corona Keempat di Bangkalan Setiap Hari Bepergian Bangkalan-Surabaya

pasien berusia 20 tahun itu bekerja di Surabaya. Namun ia menetap di Bangkalan. Setiap hari, ia menempuh perjalanan pulang-pergi Bangkalan-Surabaya

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eben Haezer Panca
tribunnews & Shutterstock via Tribun Makassar
ilustrasi 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Humas Gugus Tugas Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Bangkalan merilis perihal warga penghuni sebuah perumahan di kecamatan kota sebagai pasien ke-4 terkonfirmasi Covis-19, Senin (13/4/2020) malam.

Disebutkannya, pasien berusia 20 tahun itu bekerja di Surabaya. Namun ia menetap di Bangkalan. Setiap hari, ia menempuh perjalanan pulang-pergi (PP) Bangkalan-Surabaya.

"Pertama kali merasa sakit pada 22 Maret 2020. Pasien pulang ke desa asalnya di Kecamatan Socah. Menjalani rawat inap di Puskesmas Socah selama dua hari, sejak 22 sampai 24 Maret 2020," ungkap Juru Bicara Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Agus Zain.

Karena belum sembuh, pasien kembali ke kota dan berobat ke salah satu dokter umum dengan hasil diagnose tuberculosis.

Belakangan, dokter umum yang menangani TR sudah menjalani rapid tes dan hasilnya negatif.

TR kemudian mendapat surat rujukan ke RSUD Syamrabu Bangkalan. Ia tiba di UGD RSUD pada 29 Maret 2020.

Agus mengatakan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 3 jam, pasien TR meminta pulang paksa sebelum masuk kamar rawat inap.

"Tidak dijelaskan alasan kenapa minta pulang paksa," kata Agus yang juga memjabat Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Bangkalan itu.

Pada 3 April 2020, pasien diantar pihak keluarga ke RS M di Surabaya karena menganggap pasien mengalami depresi.

Tiga hari berselang atau pada 6 April 2020, petugas surveillance di Bangkalan mendapatkan informasi, berdasarkan hasil rapid tes terhadap seorang pasien yang dirawat di RS M Surabaya asal Bangkalan, positif terpapar Covid-19.

Agus memaparkan, sehari kemudian para petugas surveillance Puskesmas Bangkalan menelusuri ke rumah pasien dan meminta seluruh keluarga melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Hasil Laboratorium Litbangkes Jakarta keluar pada 12 April 2020. Pasien atas nama TR asal Bangkalan terkonfirmasi positif Covid-19," paparnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan akhirnya melakukan tracing atau penelusuran terhadap pihak keluarga.

"Sebanyak 12 anggota keluarganya menjalani rapid tes tadi sore. Sedangkan pasien TR dirawat dan diisolasi di RS M di Surabaya," pungkas Agus.

Tambahan warga Bangkalan terkonfirmasi Covid-19 disampaikan Propinsi Jatim melalui website infocovid19.pemprovjatim.go.id, Minggu (12/4/2020) pukul 17.00 WIB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved