Berita Gresik
Terjebak Utang Rentenir, Dua Ibu RT Curi Sembako, Ini Kisah Pedihnya
Ulah yang dilakukan karena punya utang kepada rentenir tanpa sepengetahuan keluarga. Sehingga, ia nekat melakukan perbuatan itu.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Anas Miftakhudin
SURYA.CO.ID | GRESIK –
Dua ibu Rumah Tangga (RT) di Gresik, nekat mencuri di sebuah toko kelontong milik Masruroh di Jalan KH Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Minggu (12/4/2020).
Tersangka yang kini menginap di hotel prodeo itu adalah Nur Hidayawati (45) dan Indah Fitriyah (27). Keduanya tinggal di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik.
Ketika ditangkap warga sekitar pukul 12.39 WIB, mereka menangis tersedu-sedu di bawah tenda stan di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Keduanya minta ampun agar dilepaskan dengan dalih kepepet dan anaknya masih kecil.
Tersangka Indah yang mengenakan masker langsung membukanya. Ia minta maaf kepada warga. Sedangkan tersangka Nur hanya terdiam. Keduanya langsung dibawa menuju Mapolsek Manyar.
Informasi yang dihimpun, keduanya berprofesi sebagai ibu RT. Mereka berdua sebelumnya mengemis. Salah satu tersangka, Indah sudah memiliki keluarga dan anak yang masih balita. Suaminya seorang pekerja pabrik dan telah memberikan nafkah.
Ulah yang dilakukan karena punya utang kepada rentenir tanpa sepengetahuan keluarga. Sehingga, ia nekat melakukan perbuatan itu.
Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Suhari mengatakan, kedua tersangka awalnya berniat mencuri di toko milik Masruroh di Jalan KH. Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar. Modusnya pura-pura membeli. Kemudian mereka berhasil membawa lari 11 renteng minuman sebuk dengan berbagai rasa dan empat beras ukuran 5 kg, satu toples sosis, lima gula pasir ukuran 1 kg dan belasan rokok berbagai merek.
Barang curian itu dibawa menggunakan motor Honda Scoopy W 4085 LI milik Indah. Begitu berhasil membawa barang milik korban, keduanya langsung memacu motor dengan kecepatan tinggi. Namun anak pemilik toko mengejar kedua tersangka.
Sesampai di GKB, motor yang dipacu terjatuh. Dalam kondisi terjatuh, tersangka masih berupaya lari tapu berhasil diamankan warga.
“Sesuai keterangan kedua tersangka, mereka sudah beraksi sebanyak tiga kali,” ujar Ipda Suhari.
Dalam pemeriksaan, tersangka juga pernah mencuri di Bungah dan jalan Veteran. Di sana kedua pelaku ini ketahuan mencuri kemudian diselesaikan secara damai. Mereka juga langsung bertaubat saat itu.
Namun, keduanya kembali beraksi. Ternyata mereka berdua memilik tanggungan utang yang cukup banyak. "Keduanya mencuri untuk membayar utang pada rentenir,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/willlyu.jpg)