Virus Corona di Jatim
Turunkan 15 Tim, PMI Siap Bantu Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 Jatim
Kata Khofifah, sudah ada sebanyak 15 tim dari PMI yang sudah bergabung dan menyatakan siap membantu proses pemulasaraan jenazah covid-19 di Jawa Timur
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyediakan tenaga yang bisa membantu proses pemulasaraan jenazah korban covid-19.
Kata Khofifah, sudah ada sebanyak 15 tim dari PMI yang sudah bergabung dan menyatakan siap membantu proses pemulasaraan jenazah covid-19 di Jawa Timur.
"Hari ini 15 tim dari PMI yang juga akan membantu pemulasaraan jenazah, PMI Jatim sudah mengkoordinasikan dengan PMI kota," ungkap Khofifah, Rabu (8/4/2020).
Ia mengatakan proses pemulasaraan jenazah korban covid-19 di Jatim sempat menuai polemik. Pasalnya tidak semua masyarakat berkenan untuk melakukan proses pemakaman dan pemulasaraan jenazah korban covid-19. Alasan yang paling banyak mencuat adalah ketakutan warga masyarakat akan tertular virus corona.
Padahal jika pemulasaraan jenazah covid-19 dilakukan sesuai dengan prosedur atau protokol kesehatan, maka dijamin tidak akan ada transmisi atau penularan virus dari yang sudah meninggal pada petugas pemulasaraan jenazah.
"Tenaga dari PMI ini sudah memiliki kemampuan mitigasi termasuk bagaimana melakukan pemulasaraan jenazah korban penyakit infeksi. Maka menggandeng PMI adalah bagian dari mitigasi kita untuk berkoordinasi sebaik mungkin supaya penghormatan pada jenazah tetap dalam suasana yang khidmat," tegas Khofifah.
Sebelumnya, Gubernur Khofifah menyebutkan bahwa Pemprov Jatim sudah bekerja sama dengan Perhutani untuk menyediakan 9 lokasi lahan pemakaman khusus untuk kasus covid-19.
Sebanyak sembilan titik bidang lahan pemakaman tersebut disiapkan di sembilan lokasi pemakaman berbeda di Jawa Timur. Masing-masing lokasi lahan pemakaman tersebut memiliki luasan sekitar 1.000 meter persegi.
“Setelah kami berkoordinasi dengan Perhutani terkait penyediaan lahan untuk pemakaman jenazah pasien covid-19, total sudah ada 9 titik bidang tanah yang disediakan oleh Perhutani,” ucap Khofifah.
Sehingga dengan upaya penyediaan lahan khusus pemakaman kasus covid-19, Khofifah berharap agar tidak ada lagi konflik di masyarakat dan keluarga korban tetap bisa tenang.
“Lokasi detailnya tidak diumumkan. Tetapi rumah sakit rujukan kita, baik yang rujukan pertama maupun rujukan utama sudah kami koordinasikan. Pihak Polsek dan Koramil juga sudah terinformasi,” tegas Gubernur Khofifah.
Lebih lanjut gubernur perempuan pertama Jatim ini mengatakan bahwa sembilan titik lokasi pemakaman tersebut sudah disediakan menyebar di daerah Jawa Timur.
“Agar setiap daerah tidak jauh jika akan melakukan pemakaman jenazah korban covid-19,” tegasnya.
Dimana lokasinya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim maupun Perhutani tidak akan memberikan keterangan detail tempatnya. Agar tidak terjadi polemik di masyarakat.
Namun yang jelas menurut mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini, setiap titik lahan pemakaman yang disediakan untuk korban covid-19 sudah memenuhi syarat dan protokol kesehatan yang ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemakaman-pdp-covid-19-ok.jpg)