Virus Corona di Gresik
Terdampak Pandemi Covid-19, Pengusaha Kopi dan Songkok di Gresik Kolaborasi Produksi Masker Murah
Di Kabupaten Gresik pengusaha kopi dan songkok ini berkolaborasi untuk tetap eksis di tengah pandemi covid-19
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Pandemi Covid-19 membuat sejumlah pengusaha terkena dampak yang cukup signifikan.
Mereka pun harus memutar otak agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Apalagi, Kabupaten Gresik saat ini berstatus zona merah.
Akibatnya, pengusaha kecil banyak yang terdampak. Di antaranya, pengusaha warung kopi.
Karena ada aturan Physical Distancing mereka terpaksa menutup usahanya atau tetap buka tetapi menjual produknya dengan langsung dibawa pulang atau take away.
Pengusaha lain yang terdampak adalah pengusaha songkok.
Mereka seperti hidup tak segan mati tak mau. Karena stok bahan baku menipis.
Nah, di Kabupaten Gresik pengusaha kopi dan songkok ini berkolaborasi untuk tetap eksis di tengah pandemi.
Mereka banting setir dengan memproduksi masker yang dijual dengan harga murah.
Fahrizal Mauludin, warga jalan KH Kholil, Kecamatan Gresik, pria berusia 26 tahun ini awalnya meneruskan usaha ayahnya sebagai pengrajin songkok.
Namun, baru kali ini terdampak parah karena pandemi. Sedangkan dia telah memiliki enam karyawan.
Akhirnya, hampir satu bulan banting setir menjadi produksi masker.
Karyawannya pun bekerja di rumah dengan menjahit masker.
"Alasannya pertama saya produksi songkok, biar teman-teman tidak nganggur, melihat situasi seperti ini, cocok produksi masker," ujarnya kepada SURYA.co.id, Selasa (7/4/2020).
Bukan berarti usahanya berjalan mulus, banyak rintangan yang dijalani dalam produksi masker di tengah pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilham-alfin-saputra-kanan-dan-fahrizal-mauludin-tengah.jpg)