Virus Corona di Madiun

Imbas Wabah Virus Corona, Hampir Seluruh Perjalanan KA yang Melewati Daop 7 Madiun Dibatalkan

Imbas dari wabah virus Corona (Covid-19), perjalanan kereta api (KA) yang melewati Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, dihentikan oleh PT KAI.

SURYA.CO.ID/Doni Prasetyo
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko memberi keterangan pers tentang pembatalan 30 perjalanan Kereta Api (KA) yang melewati Daop 7 Madiun, di Stasiun Magetan, Selasa (7/4/2020). 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Imbas dari wabah virus Corona (Covid-19), perjalanan kereta api (KA) yang melewati Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, dihentikan oleh PT KAI.

Hal tersebut sebagai bentuk pemberlakuan physical distancing dan kepatuhan PT KAI kepada pemerintah, meski harus menghentikan hampir seluruh perjalanan KA di wilayah Daop 7.

Namun, akibat dari penghentian perjalanan KA itu, lebih dari 14.051 tiket penumpang KA perorangan atau rombongan di wilayah Daop 7 Madiun dibatalkan.

Tapi, ada beberapa KA jurusan Malang, Blitar, Madiun, Jakarta (Matarmaja), Sritanjung, Brantas dan KA Kahuripan yang masih beroperasi.

"Sejak 15 Maret 2020 - hingga awal bulan 1 April 2020 kemarin, sebanyak 14.051 tiket keberangkatan dari Daop 7 Madiun dibatalkan. Baik tiket individu maupun rombongan," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, kepada SURYA.CO.ID, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, ada enam nama KA yang berhenti di Stasiun Magetan atau 12 perjalanan. Untuk sementara yang lewat stasiun Magetan, sudah dibatalkan, mulai per tanggal 1 April 2020 kemarin, yaitu KA Singasari.

"Ada juga, informasi terbaru dari petugas jaga loket, dua KA yang lewat Statsiun Magetan juga sudah dibatalkan, sisanya masih belum,"kata Ixfan.

Ixfan mengatakann, dampak pandemi virus Corona ini, PT KAI yang merupakan perusahaan BUMN, harus patuh dan taat apa yang diperintahkan oleh pemerintah.

"Jadi mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 17 Juni 2020, KA Logawa dan Gaya Baru Malang Selatan sudah dibatalkan. Kemudian pembatalan perjalanan itu diikuti 24 KA lainnya, mulai 1 April 2020 kemarin, sampai 31 April 2020 mendatang," jelas Ixfan.

Lebih lanjut, Ixfan menuturkan, KA Jayakarta dan Bangun Karta, mulai per tanggal 8 April 2020 dibatalkan. Pembatalan hampir semua perjalanan KA ini merupakan konsekuensi dari PT KAI untuk mengurangi penyebaran orang atau memindahkan orang dari satu kota ke kota lain atas perintah pemerintah.

"Kepatuhan PT KAI ini agar mata rantai penyebaran virus corona tidak meluas dan menjangkiti orang yang berkumpul di stasiun-stasiun KA di wilayah Daop 7 dan Daop lain di Indonesia," kata Ixfan seraya mengatakan kebijakan ini akan terus dilakukan dan dievaluasi mengikuti perkembangan situasi yang ada di lapangan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved