Virus Corona di Jawa Timur

Polda Jatim Sudah Bangun 95 Posko dengan Protokol Covid-19 Ketat

Ada 247 Ruas jalan di seluruh Jawa Timur yang ditutup guna memaksimalkan protokol pencegahan Covid-19.

SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (18/1/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Polda Jatim telah membangun 95 posko pemudik di 39 wilayah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.

Melalui posko tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Gugus Tugas Coronavirus Disease (Covid-19) mampu memantau kedatangan para perantau yang sedang kembali atau mudik di daerah asalnya Jatim.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, para perantau yang mudik dari daerah rantauan yang teridentifikasi sebagai Kawasan Zona merah, otomatis dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sehingga, serangkaian mekanisme protokol pencegahan Covid-19 perlu diterapkan secara ketat.

Mulai dari melakukan pendataan terhadap perantau yang baru tiba di terminal, bandar udara, pelabuhan dan stasiun.

Kemudian memeriksa kondisi kesehatan para perantau, dengan melakukan pemeriksaan terhadap ciri-ciri fisiologis penyakit yang tampak dari perilaku perantau, termasuk kondisi suhu tubuhnya.

"Nanti akan dilakukan lebih lanjut isolasi, yang kami siapkan di tempat-tempat tersebut, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, nanti dilakukan isolasi mandiri di tempat tersebut," katanya di Mapolda Jatim, Jumat (3/4/2020).

Seandainya terdapat sejumlah perantau yang diketahui mengalami gejala fisiologi kesehatan yang merujuk pada dugaan mengidap Covid-19, Trunoyudo menerangkan, pihak kepolisian daerah setempat bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan pemerintah daerah setempat akan menjemput perantau itu di kediamannya.

Kemudian, akan dirujuk ke rumah sakit yang menjadi rujukan utama penanganan pasien Covid-19.

"Polres-polres, juga akan mengkoordinasikan menjemput ke mana RS rujukan terkait dengan ini bisa dilakukan dengan rapid tes dan lainnya," tuturnya.

Lalu, untuk mengantisipasi gelombang kedatangan para pemudik yang menaiki kendaraan pribadi.

Trunoyudo memastikan penerapan protokol pencegahan Covid-19 sudah diterapkan masyarakat bahkan hingga lingkup terkecil, kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).

Data terbaru, sedikitnya sudah ada 527 kawasan tertib physical distancing di seluruh Jatim.

Sedangkan ruas jalan yang ditutup guna memaksimalkan protokol pencegahan Covid-19, melalui physical distancing, kini tercatat 247 ruas jalan di seluruh Jatim.

"Harapannya nanti ini ada penanganan di tempat langsung," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved