Virus Corona di Tuban

Masyarakat Tuban Masih Cuek Physical Distancing, Wabup Noor Nahar Hussein: Terpaksa Kami Bubarkan

Masyarakat di Tuban belum menerapkan betul kebijakan physical distancing atau social distancing untuk pencegahan Covid-19.

SURYA.co.id/M Sudarsono
Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan anak muda di sejumlah titik wilayah di Tuban. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Di tengah wabah virus Corona (Covid-19), pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk diterapkan physical distancing (pembatasan jarak, red) guna mencegah penyebaran wabah virus tersebut.

Namun, masih banyak masyarakat yang cuek atau mengabaikan aturan itu.

Bahkan, para anak muda masih terlihat berkerumun di warung maupun kafe di sejumlah titik di wilayah Tuban.

Puncaknya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggandeng TNI dan Polri untuk membubarkan kerumunan massa tersebut.

"Terkait corona tenangnya sudah, tapi cueknya yang masih. Hingga harus kita bubarkan masyarakat, khususnya para anak muda yang ngopi atau berkerumun," kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, Jumat (3/4/2020).

Ditambahkannya, masyarakat belum menerapkan betul kebijakan physical distancing atau social distancing untuk pencegahan Covid-19.

Sehingga, Pemkab Tuban bersama Polres dan Kodim akan terus memantau perkembangan kondisi situasi di lapangan.

Jika masih ada masyarakat yang berkumpul padahal sudah diingatkan, maka akan dibubarkan agar pulang ke rumah masing-masing.

"Ini yang menjadi atensi kita, saya berharap masyarakat mengerti akan physical distancing di tengah wabah corona," pungkasnya.

Hingga Kamis (2/4/2020) kemarin, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Tuban sebanyak 348, selesai dipantau 102 orang. Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7 orang dan 1 dinyatakan negatif.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved