Breaking News:

Virus Corona di Bojonegoro

PDP Corona di Bojonegoro Meninggal, Hasil Tes Swab-nya Belum Keluar

Pasien dalam pengawasan (PDP) kasus virus Corona atau covid-19 di Bojonegoro meninggal dunia.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: irwan sy
Pemkab Bojonegoro
ilustrasi - Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah saat memimpin rapat dengan 28 camat melalui teleconference di Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP), Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/3/2020). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Pasien dalam pengawasan (PDP) kasus virus Corona atau covid-19 di Bojonegoro meninggal dunia. Pasien pria tersebut menghembuskan nafas terakhir di RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Sabtu (28/3/2020), sekitar pukul 07.00 WIB.

Kabar duka itupun dibenarkan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin,

"Benar, pasien PDP telah meninggal dunia," kata Masirin dikonfirmasi.

Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien sudah terkonfirmasi suspect corona atau belum.

Pasalnya hasil swab pemeriksaan tenggorokan untuk mendeteksi virus masih dikirim ke Balitbang Kemenkes di Surabaya.

"Apakah korban suspect atau tidak belum diketahui, yang jelas sampai saat ini statusnya masih PDP," pungkasnya.

Sekadar diketahui, saat ini terdapat 40 orang dalam pemantauan (ODP) di Bojonegoro, namun satu orang dinyatakan selesai dalam pemantauan. Sedangkan 1 PDP dinyatakan meninggal

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved