Jatim Antisipasi Corona

Abaikan Larangan Berkumpul, 14 Pelajar dan 3 Pemilik Warkop di Tulungagung Diciduk Polisi

Sejumlah pelajar yang kedapatan nongkro di Warkop selama darurat virus corona dihukum push up, Kamis malam (26/3/2020).

Abaikan Larangan Berkumpul, 14 Pelajar dan 3 Pemilik Warkop di Tulungagung Diciduk Polisi
surya.co.id/david yohanes
Sejumlah pelajar yang kedapatan nongkro di Warkop selama darurat virus corona dihukum push up, Kamis malam (26/3/2020). 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Patroli gabungan Polres Tulungagung, Kodim 0807 dan Satpol PP Tulungagung mengamankan 21 orang dianggap melanggar maklumat larangan berkumpul di tempat keramaian.

Mereka terdiri dari 14 pelajar, 4 warga umum, dan tiga pemilik warung kopi.

Patroli gabungan menyisir sejumlah warung kopi (Warkop) yang ditengarai masih menjadi tempat nongkrong warga, Kamis (26/3/2020) malam.

Para pelajar yang kedapatan berada di Warkop dibawa ke Mapolres Tulungagung.

Mereka ditemukan di Warkop yang ada di Kelurahan Sembung, Kutoanyar dan di warkop kasawan Lembupeteng Pinka selatan.

Mereka terdiri dari pelajar SMP dan SMK di Tulungagung.

Mereka wajib dijemput orang tuanya agar bisa pulang serta harus membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Sudah dilarang nongkrong, di rumah saja masih dilanggar. Kena virus corona baru tahu rasa kalian," ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia

Saat diinterogasi, pada pelajar ini kebanyakan membohongi orang tuanya.

Ada yang pamit keluar beli kuota internet, namun ternyata janjian untuk nongkrong di warung kopi.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved