Berita Sidoarjo

VIDEO Detik-detik Pemakaman Jenazah Positif Covid-19 di Sidoarjo, Plt Bupati Jelaskan ke Penggali

Video detik-detik pemakaman jenazah pasien positif virus corona Covid-19 di Sidoarjo viral di media sosial.

Penulis: M Taufik | Editor: Musahadah
istimewa
Plt Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia 

"Saya ikut langsung bersama dokter Atok (Atok Irawan, Direktur RSUD Sidoarjo). Memberi penjelasan dan kepastian. Kemudian tiga penggali kubur bersedia," lanjut Cak Nur, panggilan Nur Ahmad.

Cak Nur, dokter Atok, dan tiga penggali kubur mengenakan baju APD warna putih seperti astronot dalam proses pemakaman yang dilaksanakan sekira pukul 03.00 WIB itu.

Jenazah pasien Corona itu dimakamkan di Kompleks Pemakaman Praloyo, Gebang, Sidoarjo.

Sejak dari rumah sakit, di rumah duka, dan proses pemakaman, semua mendapat pengamanan dari Polresta Sidoarjo.

"Kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, keluarga, pihak gereja, dan kepala daerah. Kemudian kami melakukan pengamanan dalam proses pemakaman ini," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Di media sosial, video pemakaman itu beredar luas. Termasuk Nur Ahmad sendiri, juga mengapload video proses pemakaman itu di akun Instagram pribadinya.

5 Positif Corona 

Penyebaran Covid-19 di Sidoarjo terus mengalami peningkatan. Hingga Rabu (25/3/2020) siang, tercatat ada 5 pasien positif corona.

Kawasan Sidoarjo Kota masuk zona merah karena paling banyak dengan 3 pasien positif, 1 PDP (pasien dalam pengawasan), dan 6 ODP (orang dalam pengawasan).

Disusul berikutnya Kecamatan Sedati dengan 1 pasien Positif dan 1 PDP. Sementara satu pasien positif lainnya ada di Kecamatan Candi.

"Secara total, sampai hari ini ada 5 pasien Positif, 14 PDP, dan 21 ODP," ungkap Ahmad Zaini, Ketua Gugus Kerja Satgas penanganan covid-19 Sidoarjo.

Tentang perawatan pasien, disebutnya saat ini semua dalam kondisi bagus. Sidoarjo punya lima rumah sakit rujukan. RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Mitra Keluarga Waru, RS Anwar Media, dan RS Siti Khodijah.

Di sisi lain, pemerintah bersama aparat kepolisian, TNI, dan sejumlah instansi terus berusaha mengawasi tempat-tempat keramaian.

Semua tempat hiburan ditutup. Setiap ada kerumuman waega di Cafe, warung kopi, dan sejumlah lokasi lain, langsung dibubarkan oleh petugas.

"Penyemprotan disinfektan untuk mencegah sebaran covid19 juga terus kami lakukan. Warga yang melakukan secara mandiri juga sudah banyak, artinya partisipasi masyarakat juga bagus," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved