Berita Surabaya

PT KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh, Uang Tiket Dikembalikan 100 persen

Untuk yang sudah membeli tiket, maka uang tiket bisa diambil kembali 100 persen, bahkan meski tiket atau bukti transaksinya hilang

PT KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh, Uang Tiket Dikembalikan 100 persen
SURYA.co.id/Wiwit Purwanto
Loket tiket di Stasiun Gubeng Surabaya akan melayani penukaran tiket dari pembatalan perjalanan kereta jarak jauh 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pembatalan perjalanan tiga kereta api (KA) jarak jauh oleh PT KAI Daop 8 Surabaya, kini uang tiket penumpang akan dikembalikan 100 persen.

Pembatalan perjalanan KA ini, sedianya dilakukan pada tanggal 26 Maret hingga 31 Maret 2020, meliputi :

1. KA Sembrani ( KA 81/ KA 82) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir/pp.
2. KA Gumarang (KA 133/ KA 134) relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen/ pp.
3. KA Songoriti (KA 283 / KA 284) relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang/pp.

Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan terkait penumpang yang sudah membeli tiket ketiga KA di tanggal pemberangkatan tersebut tak perlu khawatir dengan tiket yang sudah terlanjur dibeli.

"Untuk yang sudah membeli tiket, maka uang tiket bisa diambil kembali 100 persen, bahkan meski tiket atau bukti transaksinya hilang," jelasnya, Selasa (24/03/2020).

Terkait syarat dan ketentuan mengambil uang tiket, meski tiketnya atau bukti transaksinya hilang, adalah sebagai berikut.

1. Dilakukan di loket stasiun yang ditunjuk selambat-lambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api sebagaimana tercantum dalam tiket.

Untuk bukti pembayaran tiket yang hilang, tentunya jadwal keberangkatannya masih ingat.

2. Permohonan pembatalan hanya dapat dilakukan oleh penumpang yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan dengan menunjukkan Bukti identitas asli.

3. Penumpang membuat pernyataan tertulis tentang tiket atau bukti transaksi yang hilang dan maksud pembatalan tiket serta melampirkan fotokopi bukti identitas.

4. Surat pernyataan dan fotokopi bukti identitas penumpang dilampirkan pada laporan.

Suprapto menegaskan, dalam melakukan kegiatan pembatalan atau proses pengembalian uang tiket di stasiun diharapkan penumpang tetap jaga diri dengan menggunakan masker dan menerapkan social distancing.

"Cara ini juga berlaku untuk tiket yang sudah terlanjur dibeli lewat online maupun offline," tandasnya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved