Jumat, 1 Mei 2026

Potret Miris Warga Miskin di Malaysia yang Dikabarkan Mulai Kelaparan saat Lockdown Virus Corona

Warga miskin di Malaysia dikabarkan mulai kelaparan akibat sistem lockdown virus corona. Seperti halnya tukang becak yang kehilangan penghasilan.

Tayang:
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Musahadah
The Star via Trbunnews
Potret Miris Warga Miskin di Malaysia yang Dikabarkan Mulai Kelaparan saat Lockdown Virus Corona 

SURYA.CO.ID - Sejumlah warga miskin di Malaysia dikabarkan mulai kelaparan semenjak sistem lockdown akibat virus corona diberlakukan.

Nasib tersebut dialami seorang tukang becak bernama Rosman Alwi (53) yang mengaku mulai kehabisan uang untuk mencukupi kebutuhannya.

Ia pun menceritakan jika penghasilannya menarik becak turun drastis semenjak sistem lockdown diberlakukan pemerintah.

Menurut Rosman, ia hanya mendapatkan dua orang penumpang pada Kamis lalu, seperti dilansir dari The Star via Tribunnews dalam artikel "Lockdown Diberlakukan, Warga Miskin di Malaysia Dikabarkan Mulai Kelaparan"

Dua penumpang tersebut merupakan wisatawan asal Johor, Malaysia.

Kini, Rosman mengaku tidak dapat mencari penghasilan karena dilarang oleh polisi setempat, begitupula dengan tukang becak lainnya.

Rosman pun mengatakan jika ia sempat menunggu belas kasihan orang untuk memberikan makanan gratis.

Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia.
Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia. (The Star via Tribunnews)

"Aku telah menunggu di Dewi Kuil Rahmat, mungkin ada yang datang memberikan makanan gratis, tapi tidak ada yang datang," kata Rosman.

Lebih lanjut Rosman mengatakan jika ada tukang becak yang beroperasi di kawasan tersebut akan dihentikan oleh polisi.

Mereka diminta untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Jika terlalu banyak dari kami yang menunggu di sana, polisi atau petugas dewan kota akan datang dan menyuruh kami pulang," jelas Rosman.

Rosman pun menceritakan kepiluannya di tengah sistem lockdown yang tengah dilakukan pemerintah Malaysia.

Pasalnya, jika Rosman tak diperbolehkan beroperasi sebagai tukang becak, maka ia pulang dengan tangan kosong.

Terlebih lagi, Rosman mengaku tidak memiliki stok makanan yang cukup untuk keluarganya di rumah.

Ia pun kini mulai kelaparan karena kesulitan mendapatkan makanan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved