Breaking News:

3 Cara Dianggap Ampuh Cegah Virus Corona & Terlanjur Viral, Ada Ramuan Empon-empon hingga Suplemen

Berikut 3 Cara yang Dianggap Ampuh Cegah Virus Corona & Terlanjur Viral, Ada Ramuan Empon-empon hingga Suplemen Daya Tahan.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Shutterstock
ILUSTRASI: 3 Cara Dianggap Ampuh Cegah Virus Corona & Terlanjur Viral, Ada Ramuan Empon-empon hingga Suplemen 

SURYA.co.id - Seiring dengan maraknya kasus virus corona di Indonesia, muncul sejumlah cara untuk mencegah agar tak terjangkit virus tersebut.

Bahkan, beberapa cara untuk mencegah virus corona ini viral di media sosial.

Kabar terbaru menyebutkan kalau ramuan empon-empon punya khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindari dari virus Corona.

Akibatnya, empon-empon langsung menjadi buruan masyarakat seperti Pasar Wonokromo Surabaya.

Selain empon-empon, beredar juga kabar kalau daun Sambiloto dan suplemen daya tahan tak kalah ampuh mencegah virus corona.

Berikut sejumlah cara yang dianggap ampuh mencegah virus corona dan terlanjur viral, dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Sempat Viral, 3 Metode Ini Dianggap Dapat Tangkal Virus Corona, Apa Saja?'

1. Ramuan empon-empon

Salah satu profesor di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Prof. Dr. drh Chairul Anwar Nidom mengklaim, ramuan jahe yang disebut "empon-empon" memiliki khasiat untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dalam tubuh.

Ia mengungkapkan, ramuan mpon-mpon terdiri dari jahe, kunyit, temulawak, sereh, dan bahan lainnya.

Digadang-gadang dapat menangkal virus corona, disebutkan bahwa mpon-mpon mengandung curcumin yang berfungsi mencegah terjadinya badai sitokin di dalam paru.

Nidom mengatakan, sitokin merupakan senyawa sel (respons) imun sebagai reaksi terhadap keberadaan virus.

"Jadi, sebetulnya sitokin merupakan fungsi positif, tetapi punya efek negatif yaitu merusak sel di sebelahnya.

Sitokin inilah yang menyebabkan tubuh menjadi panas kalau seseorang terinfeksi kuman," ujar Nidom kepada Kompas.com baru-baru ini.

Terkait pembuatan empon-empon, Nidom mengaku, resep tersebut awalnya berdasarkan formulasi yang dibuat ketika wabah flu burung merebak pada 2008 lalu.

Lalu, bagaimana cara membuatnya? berikut resep membuat temulawak, dikutip dari hellosehat.com.

Resep jamu temulawak 1

Bahan-bahan

- 50 gr temulawak
- 20 gr asam kawak tanpa biji
- 25 gr kencur
- 10 gr jinten
- 100 ml air matang
- 100 gr gula aren
- 2 lembar daun pandan
- 1 liter air

Cara pembuatan:

Pertama, iris temulawak dan kencur lalu sangrai dalam wajan.

Kedua, campurkan temulawak dengan asam kawakm jinten dan 100 ml air matang menggunakan blender.

Ketiga, didihkan air dengan gula dan daun pandan hingga larut.

Keempat, campurkan semua bahan yang telah diolah tadi (air gula dan campuran temulawak) hingga rata, lalu saring.

Kelima, sajikan dalam keadaan hangat atau dingin sesuai selera.

Resep jamu temulawak 2

Bahan-bahan

- 30 gr temulawak
- 2 jari asam jawa
- 7 siung bawang putih
- 30 gr sambiloto
- 500 ml air

Cara pembuatan:

Pertama, cuci semua bahan hingga bersih.

Lalu haluskan temulawak dan bawang putih dengan cara diparut atau pun diblender.

Setelah itu masukkan bahan yang telah dihaluskan ke dalam panci berisi ari.

Kemudian didihkan, setelah selesai saring dan sajikan selagi hangat.

Resep jamu temulawak 3 (resep paling sederhana)

Siapkan 2 jari rimpang temulawak segar dan 1 sendok makan madu.

Cara pembuatan :

Kupas kulit temulawak, kemudian cuci bersih dengan air matang.

Setelah itu, parut rimpang temulawak dan saring parutan ke dalam gelas.

Tambahkan 1/2 gelas air panas, lalu saring ampasnya.

Tambahkan madu sesuai selera dan aduk rata, lalu sajikan selagi hangat.

Resep jahe dan kunyit

Selain temulawak, bahan herbal yang bisa digunakan untuk meningkat daya tahan tubuh adalah jahe dan kunyit. 

Berikut tiga resep yang bisa dicontoh di rumah.

1. Wedang Jahe Simple

Bahan:
1 ruas jahe (cuci bersih & memarkan)
1 batang serai (cuci bersih & memarkan)
2-3 sdm madu(sesuai selera)
1 buah jeruk lemon/nipis (peras airnya)
1 batang kayu manis
2 butir cengkeh
400 ml Air panas (mendidih)

Cara Membuat:

- Memarkan jahe dan serai hingga pipih.

- Siapkah gelas besar, masukan semua bahan lalu tuang air panas ke dalam gelas. Aduk rata, tunggu hangat lalu siap untuk di minum. 

2. Wedang Jahe Kunyit Sere

Bahan:
Air secukupnya
1 ruas jahe
1 ruas kunyit
1-2 batang sere
2-3 iris lemon
Madu secukupnya

Cara Membuat:

- Rebus air hangat, masukkan sere, kunyit dan jahe yg sudah di kupas dan di geprek.

- Masukkan lemon ke gelas sebentar, setelah itu angkat lemon dan peras.
  
- Tunggu air sedikit hangat lalu masukkan madu. Aduk dan siap dinikmati.

3. Bandrek atau Wedang Jahe

Bahan:
250 gram jahe merah
10 batang sereh
1/2 sdm cengkeh
1/2 sdm merica hitam
10 cm kayu manis
1 sdt garam
250 gram gula aren
2 sdm gula putih
2,5 liter Air putih

Cara Membuat:

- Kupas jahe dan cuci hingga bersih. Lakukan hal serupa untuk sereh, cengkeh, dan kayu manis.

- Haluskan merica kemudian geprek jahe, sereh dan cengkeh. Lalu masukkan semua kedalam panci bersama bahan-bahan lainnya. Didihkan dengan api sedang hingga aromanya keluar

- Cicip rasanya apabila kurang manis boleh ditambah gula atau madu. Bandrek ini akan terasa kuat aroma dan rasanya apabila dibiarkan semalaman.

2. Sari Daun Sambiloto

Tak hanya empon-empon, saripati daun Sambiloto juga disebut mampu menjadi referensi pencegahan virus corona.

Sebelumnya, saripati daun Sambiloto dipercaya untuk menyembuhkan penyakit malaria.

Namun, antara penyakit Covid-19 dengan malaria dinilai memiliki kemiripan.

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. Mohammad Nasih mengatakan, manfaat saripati daun sambiloto telah mendapat pengakuan dunia.

Adapun manfaat tersebut diperoleh melalui proses penelitian.

"Dengan beberapa rempat itu, semua sudah melalui proses penelitian.

Salah satu yang mendapat pengakuan dunia adalah saripati dari sambiloto yang mempunyai manfaat obat untuk malaria," ujar Nasih.

"Kita tahu, obat herbal tersebut dapat dijadikan sebagai referensi pencegahan masuknya virus corona dalam tubuh, karena virusnya sangatlah mirip (dengan virus malaria)," lanjut dia.

3. Suplemen daya tahan

Selain itu, alternatif penangkalan lain yang ramai di media sosial yakni menggunakan suplemen daya tahan tubuh.

Berbondong-bondong orang membeli suplemen tersebut karena dipercaya dapat mencegah penularan virus corona.

Hal tersebut dibantah oleh Ahli gizi DR. dr. Tan Shot Yen.

Menurutnya, orang sehat tidak butuh konsumsi suplemen.

Sebab, percuma jika seseorang menjaga daya tahan tubuh dengan suplemen sementara orang tersebut masih mengonsumsi pangan ultraproses yang sudah menjadi candu.

Adapun makanan ultraproses adalah makanan yang diolah sedemikian rupa agar lebih diminati oleh konsumen dengan proses yang lebih panjang.

Kemudian, tindakan pencegahan lain yang dirasa perlu dilakukan yakni agar orang-orang membiasakan diri terkena sinar matahari, berolahraga dan rajin bebersih rumah.

Untuk metode pencegahan lain dapat dilakukan dengan memakai masker. Jangan menunggu ketika ada orang bersin atau batuk terlebih dahulu.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved