Kamis, 4 Juni 2026

Inspirasi

Kisah Inspiratif: dr Dwi Wijaya, Seorang Dokter yang Sukses Tekuni Wedding Planner

Dokter Dwi Wijaya adalah sosok inspiratif. Dokter alumnus Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, ini justru sukses dengan hobi entertainnya.

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
foto: dok pribadi
Dokter Dwi Wijaya justru sukses dengan hobi entertainnya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dokter Dwi Wijaya adalah sosok inspiratif. Dokter alumnus Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, ini justru sukses dengan hobi entertain yang disukainya sebelum menjadi dokter.

Saat sudah berprofesi sebagai dokter, dia merasa ada yang kurang karena jiwa entertainnya terus tumbuh.

Maklum sang dokter ini memiliki jiwa seni lumayan tinggi.

Dwi juga pandai menghibur orang. Suka membantu atau berjiwa sosial.

"Awalnya saya memulai langkah dengan terjun sebagai wedding singer," kata Dwi mengawali kisahnya, Senin (2/3/2020).

Sambil jalan, dia juga merintis wedding planner. Inilah yang kemudian menjadi kisah awal usaha wedding planner-nya sukses.

Dia mengakui sejak kecil bercita-cita menjadi dokter.

Namun, ia juga ingin mengaktualisasikan minatnya di dunia entertainment dan kegiatan sosial.

"Sejak kecil saya telah dididik untuk menjadi pribadi yang mampu bekerja secara multitasking. Tak hanya jadi dokter, namun juga kegiatan produktif lain yang kita bisa," kata Dwi.

Dwi mengaku, sebenarnya tujuan awal dari merintis wedding planner hanya untuk membantu client band yang tidak menggunakan wedding organizer (WO) pada saat mereka menikah.

Akan tetapi hal ini berlanjut dengan semakin banyaknya calon client yang ingin mendapatkan jasa wedding planner.

Dwi pun harus kerja keras dan profesional.

"Inilah peluang. Akhirnya, wedding planner saya buat seserius mungkin. Mulai merekrut tim kreatif yang berisi anak muda agar kepuasan dari client tetap terjaga. Karena hemat saya, ketika client puas dengan jasa saya, itu adalah pencapaian personal," ungkapnya.

Saat merintis usaha wedding planner, Maharagung Organizer, Dwi selaku CEO.

Ia pun dituntut harus mampu membagi waktu kerja antara profesi dokter, wedding planner, dan kegiatan sosial lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved