Breaking News:

Citizen Reporter

Ada Kehangatan di Antara Kabut, Tawaran Menarik di Padusan Pacet

Sensasi hangatnya badan di tengah malam berkabut di Wana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto, menjadi daya tarik tersendiri.

citizen reporter/Ana Sofiya
Wana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto menjadi kolam air panas di antara sejuknya pegunungan. 

Padusan di Pacet, Kabupaten Mojokerto terkenal dengan kolam air panas. Nama tempatnya Wana Wisata Padusan. Lokasinya di lereng pegunungan yang sering berkabut. Sensasi dinginnya udara berkabut dan hangatnya air kolam menjadi daya tarik.

Kecepatan mobil dari Surabaya ketika sudah sampai di kawasan Pacet hanya 5 km/jam. Sorot lampu kabut membantu mobil melaju sekitar pukul 17.00, saat senja merambah karena kabut sudah mulai turun, Sabtu (22/2/2020).

Memasuki pintu masuk Wana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto, langsung disambut petugas. Dengan membayar Rp 15.000 untuk dewasa dan parkir mobil Rp 3.000, harga tiket masih terjangkau untuk membayar pemandangan yang sungguh memukau menyejukkan mata untuk menghilangkan penat selama seminggu sibuk bekerja.

Mobil terus melaju dengan rute menanjak yang tidak terlalu membahayakan menuju Wana Wisata Padusan milik Perhutani. Di pelataran parkir ada musala nan asri. Air wudunya dingin. Di dalam musala ada beberapa mukena dan sarung yang bisa digunakan untuk umum.

Saat hendak masuk ke Wana Padusan loket dihias dengan penuh warna dan kolam ikan dengan air mancur untuk menambah kenyamanan. Pengunjung dikenakan baiaya Rp 10.000 sebagai tiket asuransi.

Wana Wisata Padusan itu terdapat satu kolam untuk berendam yang berisi air belerang di bagian tengah terdapat empat pancuran air panas sehingga saat berendam bisa menikmati kucuran air panas. Di sebelah kanan dikelilingi tempat duduk lebih tinggi kurang lebih 1 meter.

Tersedia juga loker yang bisa disewa dengan biaya Rp 5.000 untuk penyimpanan barang-barang agar aman saat pengunjung berendam. Di sebelah loker terdapat kantin yang menjual perlengkapan mandi. pakaian dalam, minuman, dan makanan ringan. Di sebelah kiri kolam terdapat dua pancuran air panas dan dua pancuran air dingin untuk membilas setelah berendam di air belerang. Disediakan juga kamar mandi untuk bilas yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Menurut beberapa petugas, manfaat air belerang itu untuk mengeluarkan racun, menghilangkan stres, mengobati eksim, infeksi, flu, sakit kepala, dan insomnia. Petugas menambahkan, air belerang panas itu memperlancar peredaran darah, mengobati jerawat, meringankan keluhan penyakit tulang seperti reumatik, sakit bahu pergelangan tangan, dan kaki.

Air belerang juga dipercaya menurunkan kadar kolesterol dalam darah, memulihkan kebugaran tubuh, dan meningkatkan vitalitas. Selian itu, manfaat lain adalah memelihara kesegaran sendi-sendi dan otot, serta sangat efektif menghilangkan pegal-pegal. Manfaat air belerang saat ini juga terpampang jelas di sebelah loket masuk.

Eddy Soebijantono dari Surabaya, pergi ke padusan di akhir pekan itu menjadi pelepas penat. "Setelah bekerja selama seminggu, sudah waktunya menikmati suasana yang berbeda," katanya.

Hari semakin gelap. Saat itu pukul 19.00. Lampu-lampu merkuri menerangi Wana Wisata Padusan. Kabut pun semakin pekat menemani orang-orang yang berendam air panas.

Menurut beberapa pengunjung, saat malam minggu seperti itu pengunjung ramai. Selain para remaja, biasanya rombongan keluarga juga banyak. Saat itu ada kakek yang sakit stroke menikmati manfaat panasnya air belerang.

Semakin malam semakin ramai pengunjung. Itu alasan wahana ini buka 24 jam karena minat pengunjung begitu antusias untuk berendam di air panas yang mengandung belerang dan sulfur untuk mendapatkan manfaat air panas itu.

Ana Sofiya
Pengajar di SDN Wonokromo III/392 Surabaya
anasofiya1974@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved