Komunitas
Tujuan Tukang Kunci se-Indonesia Kumpul di Jamnas Locksmith Indonesia
Para pakar kunci se Indonesia berkumpul di Surabaya dalam Jambore Nasional (Jamnas) Locksmith Indonesia.
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Parmin
Surya.co.id|SURBAYA - Para pakar kunci se Indonesia berkumpul di Surabaya dalam Jambore Nasional (Jamnas) Locksmith Indonesia.
Acara Jamnas yang pertama ini selain sebagai ajang silaturahmi juga menjadi sarana sharing informasi terkait perkembangan kunci kendaraan yang makin moderen.
Sugondo inisiator Jambore Nasional Locksmith Indonesia, mengatakan, Locksmith adalah nama lain bagi tukang kunci pinggir jalan.
“Locksmith ini mengalami perkembangan luar biasa seiring makin maraknya pemakaian kunci kendaraan berteknologi modern seperti immobilizer,” katanya Senin (24/02/2020).
Karena tuntutan perkembangan inilah ia bersama Michael Tan (owner Singlock Malaysia), dan Raymond Lie (salah satu master locksmith terkemuka dari Komandan Key, Jakarta).
Menginisiasi adanya Jamnas Locksmith. Menurutnya perkembangan teknologi yang makin canggih dan moderen tukang kunci pinggir jalan juga dituntut untuk ugrading pengetahuan dan ketrampilannya.
Anggota Locksmith Indonesia yang menjadi induk dari Indonesia Locksmith Group (INLOG) dan Indonesia Locksmith Association (ILA) saat ini mencapai 1.400 orang.
Untuk bisa upgrade secara kontinyu dan berkesinambungan salah satu cara adalah bergabung dengan perkumpulan seperti Indonesian Locksmith Association (ILA), atau Indonesia Locksmith Group (INLOG).
“Maklum profesi tukang kunci saat ini tak lagi dipandang sebelah mata,” tukas Sugondo.
Ia memberi gambaran, untuk membuat lagi kunci immobilizer yang hilang, konsumen ditarif dari kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 1,5 juta, itu untuk mobil Jepang seperti Ertiga atau Carry.
Nah untuk mobil Eropa seperti BMW seri terbaru, untuk membuat kunci yang hilang ini bisa sampai Rp 50 juta.
Peserta Jamnas sendiri datang dari segala penjuru daerah, mulai Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Bali - Lombok - NTT, hingga Papua.
Yang menarik selain upgrading pengetahuan, di Jamnas Locksmith ini juga ada sesi tanya jawab dan pengenalan alat alat terbaru.
Salah satunya adalah alat dan komponen untuk membuat atau menduplikat kunci immobilizer.
Sugondoenambahkan pihaknya hanya melayani pembelian komponen pada anggota asosiasi.
“ Jadi, sangat kecil kemungkinan terjadi penyalahgunaan, meskipun anggota kami tersebar ke seluruh pelosok Tanah Air,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/upgrade-pengetahuan-tukang-kunci-se-indonesia-kumpul-di-jamnas-locksmith-indonesia.jpg)