Banjir Pamekasan

Banjir di Pamekasan Belum Surut, Ini yang Dilakukan Kapolres

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, didampingi Kapolsek Kota, AKP Puryanto beserta anggotanya turun langsung mendatangi lokasi terjadinya banjir.

Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Jelmak, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Minggu (23/2/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, didampingi Kapolsek Kota, AKP Puryanto beserta anggotanya turun langsung mendatangi lokasi terjadinya banjir di Jalmak, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (23/2/2020).

Dia bersama anggotanya melakukan evakuasi terhadap warga setempat yang terdampak banjir. Banjir yang melanda Pamekasan sedari pukul 18.30 WIB, Sabtu (22/2/2020) hingga pukul 10.57 WIab masih belum surut, Minggu (23/2/2020).

Sejumlah titik di kabupaten tersebut yang terdampak banjir diantarnya, Kelurahan Patemon, Kelurahan Jungcangcang dan Kelurahan Parteker. Banjir itu akibat hujan lebat yang mengguyur Pamekasan sekitar lima jam.

Banjir Pamekasan, Puluhan Warga Perumahan Terjebak. Ini yang DIlakukan BPBD

Sejumlah anak sungai yang berada di Pamekasan meluap dan meluber hingga ke pemukiman warga di sejumlah kelurahan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, mengatakan evakuasi yang dilakukan pihaknya ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Selain itu, kata dia, juga sebagai bagian menjalankan Program 'Bus Kota' (Bermanfaat Untuk Sesama, Konunikatif dan Tanggap).

"Hari ini telah kami perintahkan kepada seluruh anggota Polri baik Polres maupun Polsek jajajaran untuk bersiaga terhadap kemungkinan adanya bencana banjir," kata AKBP Djoko Lestari kepada TribunMadura.com.

"Selain itu saya juga sudah memerintahkan kepada anggota agar sigap memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan bantuan dan langsung segera melakukan evakuasi," sambung dia.

Lebih lanjut AKBP Djoko Lestari mengimbau kepada warga agar selalu waspada dan bersiap siaga terhadap kemungkinan timbulnya bencana banjir dadakan.

Pihaknya meminta agar warga tidak panik, sebab pihak kepolisian sudah bersiaga di pemukiman warga yang rawan terjadi banjir.

"Jika warga memerlukan bantuan agar segera menghubungi kantor Polisi terdekat untuk meminta bantuan," pintanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved