Selasa, 14 April 2026

Berita Surabaya

Bidik Misi Digantikan KIP Kuliah, Baru Bisa Daftar Setelah Jadi Mahasiswa Baru

KIP Kuliah ditujukan untuk calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sudah lulus SMA, SMK, MA/sederajat

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya/sulvi sofiana
Ilustrasi mahasiswa baru 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya pemerintah untuk membantu pendidikan tinggi bagi anak tidak mampu secara ekonomi kini diwadahi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah atau KIP-K.

Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim, Prof Akhmad Fauzi mengungkapkan KIP-K merupakan pengganti beasiswa bidikmisi yang memfasilitasi pembiayaan kuliah dan uang saku bagi mahasiswa tidak mampu.

KIP Kuliah ditujukan untuk calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sudah lulus SMA, SMK, MA/sederajat pada tahun 2018 sampai 2020.

"Jadi tahun ini tidak ada Bidikmisi, adanya KIP Kuliah yang baru bisa diajukan saat sudah menjadi mahasiswa baru," ujarnya dikonfirmasi SURYA.co.id, Rabu (19/2/2020).

Dengan demikian, lanjut Prof Fauzi, sapaan akrabnya, pihak kampus tidak bisa memantau pendaftaran KIP Kuliah dan mengetahui kuota mahasiswa yang akan menerima KIP Kuliah.

Namun, bagi siswa yang memiliki KIP bisa mengisi Info KIP pada saat mendaftar SNMPTN.

"Nanti yang daftar maba, bisa buka address http://kip-kuliah.kemendikbud.go.id, kemudian masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat e-mail," jelasnya.

Selanjutnya akan ada verifikasi oleh sistem.

Jika maba atau calon penerima KIP-K dinyatakan sesuai, maka akan menerima nomor pendaftaran dan kode akses untuk daftar PTN.

"Bagi yang tidak mempunyai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih memungkinkan bisa dapat KIP Kuliah. Nanti prosedur resminya diumumkan secara resmi awal maret 2020,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved