Berita Surabaya

Soal Pengeroyokan Pemuda Maluku usai Dari Diskotek Pentagon, Polisi Periksa 16 Saksi

Polisi masih belum selesai melakukan penyelidikan dalam kasus pengeroyokan di Diskotek Pentagon yang menyebabkan satu pemuda Maluku meninggal dunia.

Soal Pengeroyokan Pemuda Maluku usai Dari Diskotek Pentagon, Polisi Periksa 16 Saksi
surya.co.id/firman rachmanudin
Polisi berjaga di depan diskotek Pentagon usai aksi pengerusakan beberapa massa, Selasa (11/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan empat pemuda Maluku yang menyebabkan satu dari mereka tewas. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa 16 orang saksi dari berbagai pihak.

"Ada 16 saksi, di antaranya saksi korban, sekuriti (diskotek Pentagon) dan beberapa orang yang ada di lokasi saat kejadian," kata Sandi, Jumat (14/2/2020).

Meski begitu, Sandi masih memiliki kendala dalam proses penyelidikan lantaran satu korban dari empat korban itu masih belum bisa dimintai keterangannya karena menghilang.

"Ada empat orang korban, dimana satu korban meninggal dunia, lalu tiga lainnya luka. Nah tiga ini belum semua dapat memberikan keterangan. Satu korban masih kami tunggu untuk dapat dimintai keterangannya," tambah Sandi.

Dalam kesempatan itu,Sandi berpesan agar semua pihak sabar dalam menunggu proses penyelidikan polisi.

Sandi memastikan akan mengusut tuntas kasus pengeroyokan di depan diskotek Pentagon yang kini sudah ditutup sementara oleh Pemerintah Kota Surabaya.

"Tentu akan kami tindak lanjuti. Saya berharap semua pihak sabar. Ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua, agar tidak mudah tersulut emosi sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain. Kita harus punya semangat bersama untuk Jogo Suroboyo," tandasnya.

Setelah Insiden di Diskotek Pentagon, Risma Undang Keluarga Besar Maluku 1 Rasa

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved