Berita Blitar

Kasus Suap, Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Hari Ini Dipindah Dari LP Sidoarjo ke LP Blitar

Mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar terjerat kasus suap proyek pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar pada 2018 yang ditangani KPK

Kasus Suap, Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Hari Ini Dipindah Dari LP Sidoarjo ke LP Blitar
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Kepala Keamanan LP Kelas II B Blitar, Bambang Setyawan. 

Terjerat Kasus Suap, Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Dipindah Dari LP Sidoarjo ke LP Blitar

SURYA.co.id | BLITAR - Mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dipindah dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sidoarjo ke LP Kelas II B Blitar, Jumat (14/2/2020).

Samanhudi akan menjalani sisa masa hukuman kasus tindak pidana korupsi di LP Kelas II B Blitar.

Kepala Keamanan LP Kelas II B Blitar, Bambang Setyawan mengatakan pemindahan Samanhudi Anwar dilakukan Jumat (14/2/2020).

Samanhudi tiba di LP Kelas II B Blitar pukul 08.45 WIB, pemindahan tersebut berdasarkan surat persetujuan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim pada 11 Februari 2020.

"Kami menerima pemindahan narapidana kasus korupsi atas nama Samanhudi Anwar dari LP Sidoarjo ke LP Blitar hari ini," kata Bambang.

Dikatakannya, LP Kelas II B Blitar menerima pemindahan dua narapidana kasus korupsi dari LP Kelas II A Sidoarjo.

Selain Samanhudi, LP Kelas II B Blitar juga menerima pemindahan narapidana kasus korupsi atas nama Bambang Purnomo.

Keduanya terlibat dalam kasus suap yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ada dua narapidana kasus korupsi yang dipindah ke LP Blitar. Yaitu Samanhudi dan Bambang Purnomo. Keduanya dalam satu kasus korupsi," ujarnya.

Menurutnya, pemindahan Samanhudi dan Bambang dari LP Kelas II A Sidoarjo ke LP Kelas II B Blitar atas permohonan dari pihak keluarga ke Kanwil Kemenkumham Jatim.

"Pemindahan itu atas permohonan dari keluarga dan disetujui oleh kepala Kanwil Kemenkumham Jatim," katanya.

Seperti diketahui, mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar terjerat kasus suap proyek pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar pada 2018 yang ditangani KPK. Majelis Hakim menyatakan Samanhudi bersalah dalam kasus itu.

Sedangkan, Bambang Purnomo berperan sebagai perantara yang memberikan uang suap dari kontraktor untuk Samanhudi Anwar. Uang suap yang diberikan ke Samanhudi sekitar Rp 1,5 miliar.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved