Selasa, 5 Mei 2026

Berita Ekonomi Bisnis

Arebi Jatim Gandeng Kadin untuk Kembangkan Cabang Pengurus di Daerah

Potensi pengembangan properti di daerah-daerah kedua di Jawa Timur (Jatim) di tahun-tahun mendatang sangat besar.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Ketua Arebi DPD Jatim, Rudi Sutanto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Potensi pengembangan properti di daerah-daerah kedua di Jawa Timur (Jatim) di tahun-tahun mendatang sangat besar.

Hal itu terkait dengan infrastruktur seperti jalan tol, kawasan industri, dan tempat wisata yang saling terkoneksi.

"Hal itu yang mendorong kami untuk mengembangkan cabang-cabang Arebi di daerah yang potensial perkembangan propertinya. Seperti di Banyuwangi, Pasuruan - Probolinggo, Madiun dan Kediri," kata Rudi Sutanto, Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim disela kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Arebi Jatim, Rabu (12/2/2020).

Saat ini Arebi sudah memiliki Dewan Pengurus Cabang (DPC) di Malang dan Jember.

Untuk mewujudkannya, Rudi mengaku pihaknya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim.

Di Kadin Jatim ada pengusaha sektor properti yang mengembangkan usahanya di daerah-daerah.

Deddy Suhajadi, Wakil Ketua Kadin Jatim Bidang Organisasi saat ditemui ditempat yang sama, menyambut baik kerjasama dengan Arebi Jatim tersebut.

"Karena memang potensi pengembangan properti di daerah cukup besar, apalagi dengan adanya tol dan kawasan industri baru. Seperti di daerah Mojokerto dan Jombang yang saat ini sudah ada jalan tol dan kawasan industri," kata Deddy.

Diakui Deddy, mungkin saat ini jumlah kendaraan yang melintas di tol kawasan Jombang dan Mojokerto masih belum sesuai harapan, terutama untuk kendaraan angkutan barang dan jasa, tapi kedepannya akan lebih besar lagi.

Karena saat ini ada pergerakan industri baru di kawasan-kawasan akses tol. Seperti di Jombang, Nganjuk, dan sebagainya.

Di Jawa Tengah, seperti di Semarang dan Solo, saat ini sudah ada peningkatan pasar properti karena infrastruktur dan tumbuhnya kawasan industri baru.

"Salah satu pengusaha Surabaya sudah ada yang menyatakan ingin mengalihkan usahanya di Boyolali, yang sudah ada akses tol-nya. Tentunya hunian dan jenis properti lainnya akan ikut berkembang disana," ungkap Deddy.

Sementara bagi Arebi, ada target lain dalam pengembangan DPC ke daerah lain di Jatim. Yaitu edukasi ke pasar dan broker tentang properti.

"Tidak sekedar untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal atau usaja saja, tapi juga bagaimana properti itu memiliki nilai lebih dalam jangka panjang. Kami agen properti yang tergabung di Arebi disiapkan memiliki kemampuan edukasi produk dan potensinya ke masyarakat," ungkap Rudi.

Apalagi pasar properti kedepannya, semakin berkembang dengan adanya peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar di Jatim, dan pengembangan ekonomi yang semakin merata.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved