Persebaya Tegaskan Tak Ada Pemain Istimewa, Semua Pemain Wajib Ikut Latihan & Harus Izin Saat Sakit

Pernyataan itu berkaitan dengan dua pemain baru Persebaya Surabaya Angga Saputra dan Patrich Wanggai yang absen latihan, Rabu (5/2/2020)

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
surya.co.id/habibur rohman
Persebaya Tegaskan Tak Ada Pemain Istimewa, Semua Pemain Wajib Ikut Latihan & Harus Izin Saat Sakit 

SURYA.co.id - Persebaya Surabaya tegaskan tak ada pemain istimewa dalam tim mereka.

Semua pemain wajib ikut latihan dan harus izin saat sakit.

Pernyataan itu berkaitan dengan dua pemain baru Persebaya Surabaya Angga Saputra dan Patrich Wanggai yang absen latihan, Rabu (5/2/2020) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Padahal sebentar lagi mereka akan menjamu Sabah FA, untuk laga ujicoba internasional Sabtu (9/2/2020).

Soal absennya dua pemain tersebut, Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Mustaqim menegaskan tak ada pemain istimewa dalam tubuh Persebaya.

Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Mustaqim.
Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Mustaqim. (SURYA.co.id/Ndaru Wijayanto)

Melansir Kompas.com dengan judul "Tak Ada Pemain Bintang di Persebaya Surabaya", mantan asisten pelatih Persija Jakarta itu menceritakan bahwa kedua pemain absen mengikuti latihan bukan karena indispliner atau tidak disiplin.

Mereka sudah izin karena sakit dan ada keperluan pribadi.

“Patrich Wanggai dia sedang sakit kemarin dia demam dan radang. Jadi hari ini (kemarin,red) dia izin tidak mengikuti latihan.

Saya tekankan pada para pemain ketika di lapangan Anda harus 100 persen kalau sakit silahkan istirahat.

Daripada nanti dipaksakan mengikuti latihan dan terlihat setengah-setengah mengikuti latihan bisa membuat pemain lain iri,” katanya.

“Sementara Angga kemarin izin ada kegiatan di kesatuannya, tidak ada pemain bintang di tim ini.

Pemain harus izin jika ada keperluan tidak mengikuti latihan,” imbuh asisten pelatih yang pernah menjadi pemain Persebaya dan juara perserikatan 1988.

Asisten pelatih Persebaya Surabaya Mustaqim memberi arahan kepada para pemain Persebaya dalam latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (5/2/2020).
Asisten pelatih Persebaya Surabaya Mustaqim memberi arahan kepada para pemain Persebaya dalam latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (5/2/2020). (surya.co.id/habibur rohman)

Absennya kedua pemain tersebut tidak menganggu persiapan Persebaya jelang laga uji coba melawan Sabah FA pada Sabtu (8/2/2020) mendatang.

Sistem rotasi yang diterapkan oleh pelatih persebaya, Aji Santoso, membuat tim berjuluk Bajul Ijo tidak bergantung pada satu dua pemain saja.

Mustaqim menambahkan sejauh ini persiapan Rendi Irwan dkk sudah semakin siap menyambut laga uji coba melawan Sabah FA sekaligus persiapan mengahdapi turnamen Piala Gubernur Jatim 2020.

Menurutnya turnamen Piala Gubernur Jatim bagus dalam menunjang persiapan tim jelang bergulirnya Liga 1 2020 pada 29 Februari mendatang.

Turnamen tersebut akan dijadikan ajang untuk mengukur kekuatan Persebaya yang telah terprogram dalam serangkaian agenda pemusatan latihan dan beberapa uji coba yang disusun Aji Santoso.

“Saya rasa setiap pelatih punya program dan ini bagus sekali untuk tim. Kita anggap ini sebgai uji coba berat sekaligus untuk mengevaluasi tim. Kita tidak bisa menolak, turnamen pramusim kalau terlalu dekat dengan liga juga tidak bagus,” ujarnya.

David da Silva dan Makan Konate Berpeluang Duet saat Jamu Sabah FA

KABAR BARU Persebaya Surabaya, Duet Maut Makan Konate & David da Silva & Analisis Pengamat Persebaya
KABAR BARU Persebaya Surabaya, Duet Maut Makan Konate & David da Silva & Analisis Pengamat Persebaya (Persebaya.id dan Surya / Habibur Rohman)

Asisten pelatih Persebaya Surabaya Mustaqim memuji kualitas adaptasi dua pemain asingnya yang baru bergabung, David da Silva dan Makan Konate.

Dua pemain tersebut baru berlatih bersama rekan-rekan lainnya di Persebaya, dua hari lalu, Senin (3/2/2020).

“Bertambah hari, dua hari saja latihan saya pikir mereka (David dan Konate) sudah sedikit cune, artinya mereka betul-betul pemain punya kualitas,” terang Mustaqim usai memimpin latihan tim di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (5/2/2020).

Tak hanya adaptasi, tentang kualitas dua pemain tersebut, tambah Mustaqim, bisa dilihat dari sentuhan selama tiga hari terakhir berlatih dalam tim.

“Pemain berkualitas bermain dengan siapapun mereka sudah tau, kapan mesti bola ditahan, bola diindungi, bola dipassing, bisa Anda lihat sendiri mereka bermain,” tambah pelatih asal Surabaya itu.

Tiga hari terakhir, latihan Persebaya dipimpin Mustaqim karena pelatih kepala, Aji Santoso, sedang berada di Jakarta memenuhi penggilan PSSI bersama pelatih lain yang berlisensi AFC Pro.

Paling terlihat, dijelaskan Mustaqim, hadirnya Makan Konate musim ini di Persebaya. Dengan kualitas gelandang asal Mali itu, striker utama Persebaya, David da Silva banyak menerima umpan-umpan bola matang.

“Ada sedikti perubahan, artinya cara bermain, dengan adanya Konate, mungkin David da Silva lebih banyak bola-bola matang,” ucapnya.

Menunjukkan chemistry apik tiga hari latihan, Mustaqim memberi sinyal menurunkan keduanya secara bersamaan pada laga ujicoba internasional menjamu Sabah FA, Sabtu (9/2/2020) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Kemungkinan mereka (David dan Konate) diduetkan lawan Sabah FA sangat besar,” pungkas Mustaqim.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved