Berita Surabaya

Pelajar SMA di Surabaya Setubuhi Adik Kelas di Tempat Kos Harian, Korban Dijanjikan ini hingga Luluh

Pelajar SMA di kawasan Surabaya Timur ML (18) diringkus peolisi kerena menyetubuhi adik kelasnya di sebuah rumah kos harian.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Parmin
surya.co.id/firman rachmanudin
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni (kanan) menunjukkan tersangka ML di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (30/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang pelajar SMA di kawasan Surabaya Timur ML (18) diringkus petugas unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran menyetubuhi adik kelasnya yang masih kelas XI SMA.

Perlakukan ML asal Sukolilo itu bermula saat AN (16) diajak ke sebuah tempat kos harian di Barata Jaya Surabaya.

AN dirayu agar mau melakukan hubungan intim dengan janji akan dinikahi.

Karena termakan bujuk rayu ML, korban pun merelakan dirinya dinodai pelaku.

Korban mengaku sudah tiga kali disetubuhi di tempat kos harian sejak 20 hingga 22 Januari 2020.

Apesnya, kedua pelajar itu tepergok keluarga AN saat hendak keluar dari tempat kos tersebut.

"Keluarga korban akhirnya menegur keduanya dan menanyakan AN apa yang sudah diperbuat oleh ML kepadanya," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Kamis (30/1/2020).

Dari keterangan korban,  ia telah tiga kali disetubuhi ML selama tiga hari berturut-turut di tempat kos.

Atas dasar itu, keluarga korban tak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes Surabaya.

Meski berdalih suka sama suka, ML tetap ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan perseutubuhan dengan anak di bawah umur.

"Berdasarkan pasal 81 UURI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu nomor 01 th 2016 tentang perubahan ke 2 atas UURI nomor 23 th 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang yang akan kami sangkaan terhadap pelaku,"tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved