Jumat, 15 Mei 2026

Berita Madiun

1500 Karyawan Perhutani Tuntut Kesejahteraan dan Meminta Dirut Perhutani Mengundurkan Diri

Ribuan anggota Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani menggelar unjuk rasa di Pusdikbang SDM Perhutani

Tayang:
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Rahadian Bagus
Ribuan karyawan Perhutani menggelar unjuk rasa di Pusdikbang SDM Perhutani, Kota Madiun, Rabu (29/1/2020). 

Selain itu, Perum Perhutani juga berkewajiban memberdayakan masyarakat desa hutan.

"Jangan sampai ngejar keuntungan tetapi lupa dengan tugas dan kewajiban utamanya," jelasnya.

Terakhir, mereka meminta Direktur Utama (Dirut) Perum Perhutani, Renaldy M Mauna sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam pengelolaan Perum Perhutani agar mengundurkan diri karena dianggap gagal mensejahterakan karyawan dan masyarakat desa hutan.

"Dari semua poin tadi, kami menilai kami tidak ingin BoD hanya fokus pada laba dan pencitraan saja. Selama ini kami merasa seperti itu. Kami ingin pucuk tertinggi dari direksi ini bertangungjawab dan mengundurkan diri. Beliaulah yang bertanggungjawab, karena beliau pemimpinya BoD, direkturnya seluruh BoD," imbuhnya.

Dia menambahkan, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, mereka mengancam akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar di istana negara.

"Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar, kami akan kerahkan 5000 oranh dan kami akan menggelar unras di istana negara," imbuhnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah perwakilan dari demonstran sedang melakukan pertemuan dengan perwakilan direksi Perum Perhutani.

Sementara itu, ribuan demonstran masih berada di lokasi menunggu hasil pertemuan tersebut.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved